Rian-Ernest
Rian Ernest. (foto: screenshot YouTube)

JAKARTA, harianpijar.com – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengatakan Partai Gerindra sebagai oposisi yang inkonsisten. Karena, Partai Gerindra menyerang Pemerintah dengan data dari luar negeri.

Menurut Juru Bicara PSI Rian Ernest, sebagai Ketua Umum Prabowo Subianto kerap menggunakan informasi dari luar negeri untuk membakar semangat kader Partai Gerindra.

“Padahal Gerindra sangat sering menggunakan narasi anti-asing, itu namanya inkonsisten,” kata Rian Ernest dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 21 Maret 2018.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, keputusan Partai Gerindra menggunakan informasi dari asing untuk disampaikan di mimbar terbuka dinilai mengikis kredibilitas.

“Tidak masuk akal bila Gerindra mengakui validitas dan kredibilitas laporan negara asing tersebut. Penggunaan informasi asing justru membuat publik bertanya-tanya tentang konsistensi Gerindra terhadap wacana ‘anti-asing’ yang sering mereka suarakan,” ujar Rian Ernest.

Dirinya menilai Partai Gerindra ingin menggunakan strategi politik seolah-olah dihadapkan pada musuh yang sebenarnya tidak ada.

“Musuh terbesar kita hari ini adalah politikus yang menghalalkan segala cara, termasuk korupsi dan sentimen SARA,” tandas Rian Ernest.

Sebelumnya, melalui akun Facebook resminya, Partai Gerindra mengunggah video pidato Prabowo Subianto soal prediksi masa depan Indonesia.

Dalam pidatonya itu, Prabowo Subianto mengatakan bahwa berdasarkan kajian yang dilakukan luar negeri Indonesia bisa bubar pada 2030. (Met)

loading...