Arif-Zulkifli-1
Pemimpin Redaksi (Pemred) Majalah Tempo Arif Zulkifli temui massa aksi. (foto: Kumparan/Mirsan)

JAKARTA, harianpijar.com – Diskusi antara perwakilan Front Pembela Islam (FPI) dan manajemen Majalah Tempo yang digelar di ruang lobi kantor media Tempo sudah berakhir. Tempo akan memuat isi keberatan dari pihak FPI dalam hak jawab Majalah Tempo edisi mendatang.

FPI yang diwakili oleh Ustaz Bernard Abdul Jabar dan Novel Bamukmin bertemu dengan Pemimpin Redaksi (Pemred) Majalah Tempo Arif Zulkifli beserta jajaran lainnya sekira pukul 14.45 WIB. Sedangkan, awak media memantau pertemuan itu melalui pintu kaca.

Selanjutnya, sekira pukul 15.45 WIB, perwakilan FPI dan perwakilan Majalah Tempo keluar dari ruangan. Bernard Abdul Jabar menyebut, somasi yang dilayangkan oleh pihaknya akan dimuat dalam hak jawab.

“Somasinya, pertama kita meminta Tempo memohon maaf atas konten karikatur yang mungkin ditujukan atas kedatangan Habib Rizieq,” ujar Bernard Abdul Jabar.

Kemudian, perwakilan FPI menemani Arif Zulkifli naik mobil komando untuk bertemu dengan massa aksi. Dalam kesempatan itu, Arif Zulkifli menyampaikan bahwa kasus ini akan ditangani Dewan Pers.

“Bapak-Ibu, saya mau bilang bahwa kerja jurnalistik menyimpan dhaif-nya. Kalau kita salah, ada prosedurnya,” jelas Arif Zulkifli dari atas mobil komando.

Namun, massa aksi masih belum puas. mereka meminta Arif Zulkifli untuk meminta maaf. Dan, Arif Zulkifli pun akhirnya minta maaf.

“Kalau kartun menimbulkan ketersinggungan, saya minta maaf,” kata Arif Zulkifli.

Sementara itu, Corporate Secretary Tempo Wahyu Muryadi menambahkan tidak ada maksud Tempo untuk menyinggung golongan tertentu.

“Yang perlu diketahui masyarakat luas. Tidak ada sedikit pun niat melecehkan agama atau ulama,” ucapnya.

Setelah mendengar permintaan maaf itu, massa aksi langsung membubarkan diri. Selain itu juga tidak ada kerusakan yang ditimbulkan dari aksi tersebut. (nuch/det)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR