Mainan Action figure Mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

JAKARTA, harianpijar.com – Kuasa hukum mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Josefina Syukur, mengatakan beredarnya mainan ‘action figur’ kliennya di pasaran tidak memiliki izin.

Menurut Josefina Syukur, dirinya belum ketemu klienya (Basuki Tjahaja Purnama-red), jadi belum tahu ada izin atau tidak.

“Saya belum ketemu Pak Ahok. Cuma dari tim belum ada izin,” kata Josefina Syukur saat dikonfirmasi di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu 14 Maret 2018.

Lebih lanjut, ditegaskan Josefina Syukur, pihaknya juga tidak mengetahu ihwal pendapatan dari penjualan mainan tersebut. Bahkan, tidak ada pula hasil penjualan mainan itu yang diberikan kepada kliennya (Basuki Tjahaja Purnama-Ahok).

“Kalau enggak ada koordinasi dengan timnya berarti enggak ada buat Pak Ahok (royalti),” tegas Josefina Syukur.

Berdasarkan hasil pantauan, ada public figure bergambarkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dijual toko perbelanjaan daring. Sementara, tokoh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dibuat dalam memakai baju dinas Gubernur DKI dan ada yang memakai baju kampanye kotak-kotak merah biru.

Bahkan, ada juga mainan ‘action figur’ tokoh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan memakai kemeja putih ala orang kantoran. Mainan ‘action figur’ tersebut dijual dengan harganya beragam, mulai dari Rp400 ribu hingga Rp900 ribu.

Selain itu, dijelaskan Josefina Syukur, pihaknya sempat mengecek sistem penjualan yang membawa bawa nama Ahok tersebut. Namun hingga saat ini pihaknya belum mendapat informasi terkait penjualan tersebut.

“Belum ada pembicaraan internal lagi. Cuma kemarin ngecek saja ada enggak yang kasih izin,” jelas Josefina Syukur.

Sedangkan, mantan Gubernur DKI jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat ini tengah mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung dalam kasus penistaan agama dan gugatan cerai terhadap istrinya, Veronoca Tan, di PN Jakarta Utara.

SUMBERCNN Indonesia
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR