Jokowi-Rapimnas-Demokrat-1
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memukul gong sebagai tanda pembukaan Rapimnas Partai Demokrat. (foto: twitter/hincapandjaitan)

JAKARTA, harianpijar.com – Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengatakan partainya tidak terkejut jika Partai Demokrat benar-benar menjadi pendukung Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 mendatang. Pasalnya, dirinya menilai Partai Demokrat memiliki rekam jejak tertentu.

“PPP tidak surprise (terkejut) dengan bergabungnya Partai Demokrat tersebut,” ujar Arsul Sani seperti dilansir dari detik, Minggu, 11 Maret 2018.

Sedangkan mengenai rekam jejak Partai Demokrat yang dimaksud Arsul Sani adalah mengenai peta koalisi di Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu.

Menurutnya, saat itu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memilih untuk tidak bergabung dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Bahkan, SBY lebih memilih mengusung putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk bersaing sebagai calon gubernur melawan calon usungan Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, juga melawan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.

“Secara chemistry (kecocokan), jika capres nanti hanya ada dua, maka PPP sudah meyakini bahwa Pak SBY lebih nyambung dengan Pak Jokowi dibanding dengan Pak Prabowo. Keyakinan ini terbangun dari Pilkada DKI pada tahun 2017 lalu di mana Partai Demokrat tidak membuka pintu koalisi dengan Gerindra,” jelas Arsul Sani.

Meskipun demikian, sebesar apapun sinyal yang diberikan Partai Demokrat, hingga saat ini belum ada keputusan akhir untuk mendukung Jokowi di Pilpres 2019. PPP menilai niatan untuk mendukung Jokowi sudah terlihat dari Partai Demokrat.

“PPP tentu menyambut baik niat Partai Demokrat untuk bergabung dalam koalisi parpol pengusung Pak Jokowi di Pilpres 2016,” tandas Arsul Sani.

Seperti diketahui, pada pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat kemarin, Presiden Jokowi hadir dan memukul gong sebagai tanda pembukaan rapimnas.

Dalam acara itu juga, SBY menyampaikan doanya untuk kesuksesan Presiden Jokowi, termasuk kesuksesan pada Pilpres 2019. SBY pun membuka peluang untuk bergabung dengan Presiden Jokowi.

“Jika Allah menakdirkan, sangat bisa PD berjuang bersama Bapak,” ujar SBY di hadapan Presiden Jokowi dalam Rapimnas Partai Demokrat di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 10 Maret 2018. (nuch/det)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR