Musisi Ahmad Dhani.

JAKARTA, harianpijar.com РKepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Selatan menyatakan akan melimpahan barang bukti dalam kasus ujaran kebencian yang menyeret nama musisi Ahmad Dhani ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Lain itu, sebelumnya Rabu 14 Februari 2018 lalu, berkas sudah dinyatakan lengkap oleh pihak  kejaksaan.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, pihaknya akan melakukan pelimpahan pada Senin, 12 Maret 2018 mendatang.

“Disepakati hari Senin,” kata Mardiaz Kusin Dwihananto saat dikonfirmasi di Polda Metro Jaya, Jumat, 9 Maret 2018 kemarin.

Lebih lanjut, ditegaskan Mardiaz Kusin Dwihananto, keputusan tersebut ditempuh setelah adanya kesepakatan antara penyidik dan anggota Kejaksaan Negeri. Bahkan, menurutnya keterlambatan dilakukannya pelimpahan ini lantaran ada kesibukan pihak kejaksaan yang sedang menghadapi persidangan.

“Karena (Kejaksaan-red) ada beberapa kesibukan, karena ada kasus-kasus besar yang sedang disidangkan sekarang,” tegas Mardiaz Kusin Dwihananto.

Seperti diberitakan terdahulu, kasus Ahmad Dhani tersebut bermula dari laporan yang diajukan pendiri Basuki Tjahaja Purnama (BTP) Network Jack Boyd Lapian. Dirinya melaporkan unggahan Ahmad Dhani dalam akun Twitter @AHMADDHANIPRAST yang berbunyi: “Siapa saja yang dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya -ADP.”

SUMBERMetro
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR