PKPI-Banding
PKPI daftar banding ke PTUN. (foto: detik/Ibnu)

JAKARTA, harianpijar.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menolak gugatan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) untuk menjadi partai peserta pemilu pada Selasa, 6 Maret 2018.

Keputusan itu diambil Bawaslu karena menganggap PKPI tidak dapat memenuhi syarat kepengurusan dan keanggotaan di 4 provinsi dan 73 kabupaten/kota.

Terkait hal itu, PKPI pun secara resmi telah mengajukan permohonan banding ke PTUN Jakarta hari ini. Mereka optimistis bisa lolos ke Pemilu 2019.

“Ada, kami optimis (lolos ke Pemilu 2019) dan kemungkinan besar ada,” ujar Kuasa Hukum PKPI, Supriyadi di PTUN Jakarta Timur, Pulo Gebang, Jakarta Timur, Jumat, 9 Maret 2018.

Lebih lanjut Supriyadi mengatakan, pihaknya telah menemukan bukti yang dilanggar oleh KPU saat memutus PKPI tidak lolos pemilu 2019. Bukti-bukti itu nantinya akan dibeberkan dalam persidangan.

“Karena ada beberapa yang dilanggar oleh KPU jadi itu yang kami buktikan nanti di persidangan. Itu nanti di persidangan karena timbulnya putusan ini pasti ada yang dilanggar KPU,” kata Supriyadi.

Sebelumnya, perwakilan dari PKPI mendaftarkan gugatan ke PTUN Jakarta sekira pukul 17.50 WIB. PKPI mengajukan banding terkait putusan Bawaslu.

“Adapun gugatan ini yang kami ajukan terkait dengan sengketa proses pemilu dalam hal ini PKPI juga sudah lakukan ajudikasi,” tandas Supriyadi. (nuch/det)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR