Ahmad-Riza-Patria
Ahmad Riza Patria. (foto: dok. Viva)

JAKARTA, harianpijar.com – Gagasan Sri Bintang Pamungkas soal gerakan menolak Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 dinilai wajar oleh Partai Gerindra dalam negara demokrasi.

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menyebut, terjadi eskalasi politik yang semakin panas setiap 5 tahun.

“Dalam siklus 5 tahunan itu memang eskalasi politik semakin tinggi semakin panas, dan karena dalam siklus 5 tahunan itu ada pergantian presiden, dan sebagainya. Jadi biasa saja kalau ada orang atau sekelompok orang yang bersuara setuju atau tidak setuju dengan pemimpin atau calon yang ada,” kata Ahmad Riza Patria seperti dilansir dari detik, Jumat, 9 Maret 2018.

Lebih lanjut Ahmad Riza Patria mengatakan, gagasan Sri Bintang Pamungkas tersebut tidak perlu disikapi secara berlebihan. Karena, menurutnya, wajar jika ada yang menolak dan mendukung Jokowi untuk kembali maju di Pilpres 2019 mendatang.

“Yang tidak mendukung punya alasan-alasan lain ya silakan-silakan saja, itu sah-sah saja. Yang mendukung juga punya alasan lain, jadi buat saya itu hal yang biasa di alam demokrasi ini. Yang penting disampaikan secara bijak, tidak anarkis, boleh berpendapat, boleh meyakinkan seluruh masyarakat bangsa dengan pendapat-pendapat yang diyakini, yang penting pendapat itu mengandung kebenaran fakta dan data,” ujar Ahmad Riza Patria.

Baca juga: Gagas Gerakan Tolak Jokowi, PDIP Sarankan Sri Bintang Gabung Parpol

“Sebaliknya pemerintah atau presiden atau siapapun yang dikritisi agar tidak boleh juga terpancing. Karena ini adalah warga bangsa tentu harus didengarkan masukan-masukannya tidak perlu nanti reaksioner menyikapi berbagai pendapat yang ada di masyarakat,” tambahnya.

Sedangkan, terkait pernyataan Sri Bintang Pamungkas yang menyebut akan terjadi perang asimetris dengan China jika Jokowi kembali menjabat sebagai presiden, Ahmad Riza Patria berpendapat perlu data dan fakta untuk membuktikannya.

“Ini kan pernyataan beliau sebagai ahli sipil yang lebih paham lebih mengerti. Pendapat itu dikeluarkan tentu memiliki fakta dan data. Silakan nanti dikonfirmasi keterangan data dari beliau. Tentu semua orang berharap apa yang disampaikan oleh siapapun adalah mengandung kebenaran, didukung oleh fakta dan data,” jelasnya.

Ahmad Riza Patria berharap pernyataan Sri Bintang Pamungkas tersebut dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, dirinya menyebut gerakan Sri Bintang Pamungkas tidak memberi keuntungan kepada Partai Gerindra yang akan mencalonkan Ketua Umum Prabowo Subianto maju sebagai capres di Pilpres 2019.

“Bagi Gerindra itu untung tidak untungnya adalah kalau semua proses pemilu berlangsung dengan jujur dan adil, berlangsung secara demokratis, banyak pasangan calon yang maju, masyarakat memiliki ketelitian, kecerdasan, kecermatan untuk memilih dan pemimpin yang ke depan dipilih adalah pemimpin yang memang punya kualifikasi, punya kualitas, punya kemampuan untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” tandasnya. (nuch/det)

loading...