Novel-Baswedan-1
Penyidik KPK Novel Baswedan tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 22 Februari 2018. (foto: Kompas/GARRY ANDREW LOTULUNG)

JAKARTA, harianpijar.com – Polda Metro Jaya meminta kepada penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan untuk memberikan keterangan kepada penyidik terkait kasus penyiraman air keras yang dialaminya.

Lain itu, diketahui sejak kembali ke Indonesia, Novel Baswedan belum menjalani pemeriksaan di kepolisian, padahal keterangannya sangat diperlukan dalam pengungkapan kasus penyiraman air keras tersebut.

Menurut Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta, sebaiknya Novel Baswedan memberikan keterangan kepada penyidik terkait kasus penyerangan terhadap dirinya. Karena, apa yang disampaikan Novel Baswedan akan dimasukan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan dengan begitu menjadi fakta penyidikan.

“Lebih baik di-BAP dulu apa yang semua disampaikan di media itu dituangkan di BAP dulu biar menjadi fakta. Kami meminta kesediaan yang bersangkutan untuk di-BAP,” kata Kombes Nico Afinta, Rabu, 7 Maret 2018.

Lebih lanjut, Kombes Nico Afinta mengatakan, pemeriksaan Novel Baswedan akan dilakukan setelah dirinya dinyatakan sembuh total. Penyidikan kasus ini, menurutnya, atas koordinasi antara penyidik KPK dan Polri, serta pengawasannya dari Ombudsman dan Kompolnas.

Sedangkan, saat ditanya soal lamanya pengungkapan, Kombes Nico Afinta mengatakan hal itu dikarenakan fakta di lapangan memang tidak memungkinkan kasus terselesaikan dengan cepat.

“Kejadian itu jam lima kurang dan waktu itu yang kita lihat di CCTV hanya memperlihatkan dua orang sedang naik motor dengan pakai helm,” jelasnya.

Seperti diketahui, kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan sudah sepuluh bulan ditangani Polda Metro Jaya.

Namun, hingga saat ini bukti-bukti yang diperoleh polisi masih belum bisa menunjukkan titik terang pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. (jpn)

loading...