Fahri-Hamzah-2
Fahri Hamzah. (foto: Dok. Kedaipena)

JAKARTA, harianpijar.com – Berkas dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Presiden PKS Sohibul Iman sebagai bahan pelaporan ke polisi sudah selesai dikumpulkan oleh Fahri Hamzah.

Terkait hal itu, dirinya dalam waktu dekat akan segara melaporkan Sohibul Iman ke Mabes Polri.

“Berkas sudah selesai. Saya sedang melihat waktu yang baik,” kata Fahri Hamzah di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 7 Maret 2918.

Lebih lanjut, Fahri Hamzah mengaku niatnya melaporkan Sohibul Iman adalah untuk menyelamatkan PKS. Karena, menurutnya, Sohibul Iman telah merusak partai sejak menjabat sebagai Presiden PKS.

Fahri Hamzah mengatakan, PKS harus dipimpin oleh orang yang mengerti hukum. Alasannya, karena Fahri Hamzah melihat elektabilitas PKS semakin menurun sejak dipimpin oleh Sohibul Iman yang dinilai tidak mengerti hukum.

“Maksud saya ini adalah untuk memperbaiki partai. Supaya orang yang tidak mengerti hukum ini jangan mimpin partai,” ujar Fahri Hamzah.

Selain untuk menyelamatkan partai, Fahri Hamzah menegaskan niatnya melaporkan Sohibul Iman merupakan upaya untuk mengembalikan haknya sebagai kader PKS.

Bahkan, menurutnya, Sohibul Iman tidak mematuhi keputusan pengadilan yang menyatakan dirinya tetap menjadi kader hingga anggota Fraksi PKS di DPR.

Selanjutnya, Fahri Hamzah mengatakan, dengan adanya putusan itu Sohibul Iman tetap menginstruksikan fraksi PKS agar mendesak pimpinan DPR mencopot dirinya sebagai Wakil Ketua DPR.

“Dia sudah disalahkan dan bahkan pengadilan meminta supaya dia tidak berbuat macam-macam,” kata Fahri Hamzah.

Sementara itu, Fahri Hamzah berharap posisi Sohibul Iman sebagai Presiden PKS bisa  digantikan oleh Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini. Harapan itu jika Sohibul Iman ditetapkan sebagai tersangka atas laporannya atau berinisiatif mundur sebagai Presiden PKS.

Fahri Hamzah menilai Jazuli Juwaini merupakan sosok yang lebih bersahabat dengan kader daripada Sohibul Iman.

“Saya mengusulkan Ketua Fraksi PKS itu jadi Presiden PKS, itu lebih oke. Orangnya lebih humanis dan enak diajak ngomong,” tuturnya.

Selain itu, Fahri Hamzah juga menegaskan dirinya enggan meminta maaf kepada Sohibul Iman. Karena, merasa yakin Presiden PKS itu salah atas segala hal yang dilakukan terhadapnya.

“Masa yang benar minta maaf. Logika apa yang mau kita introduksi kepada negara,” tandas Fahri Hamzah.

Sebelumnya, Fahri Hamzah menuding Sohibul Iman melakukan tindak pidana pemalsuan dokumen, pemufakatan jahat, fitnah, dan pencemaran nama baik.

Tak hanya itu, Sohibul Iman juga diduga bertindak otoriter dengan memecat dirinya dan para kader secara sepihak. (cnn)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR