Ahmad-Dhani
Ahmad Dhani. (foto: instagram/ahmaddhaniprast)

JAKARTA, harianpijar.com – Polres Jakarta Selatan menunda pelimpahan tahap dua atas tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan dalam kasus ujaran kebencian atau hate speech yang menyeret musisi Ahmad Dhani.

Pelimpahan tahap dua tersebut diagendakan kembali pada pekan depan, Senin, 12 Maret 2018.

“Ya (dilimpahkan hari Senin),” kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto saat dimintai konfirmasi, Rabu, 7 Maret 2018.

Meskipun demikian, Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto enggan menjelaskan secara detail mengenai alasan penundaan pelimpahan tahap dua tersebut. Dirinya hanya menyebut penundaan itu telah dikoordinasikan dengan jaksa.

“Yang jelas Senin sesuai koordinasi dengan JPU-nya,” ujar Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto.

Sementara itu, di tempat terpisah, kuasa hukum Ahmad Dhani, Ali Lubis, juga membenarkan adanya penundaan pelimpahan tahap dua tersebut.

Dirinya mengatakan, berdasarkan informasi dari penyidik, jaksa sedang mempunyai agenda lain sehingga pelimpahan tahap dua diundur.

“Pelimpahan P21 tahap 2 mas AD (Ahmad Dhani) diundur hari Senin,” kata Ali Lubis.

Sedianya, pelimpahan tahap dua itu diagendakan pada Selasa, 6 Maret 2018 kemarin. Berkas kasus Ahmad Dhani sendiri telah dinyatakan lengkap oleh jaksa pada 12 Februari 2018.

“Iya insyaallah, sudah (surat pemanggilan disampaikan ke Ahmad Dhani),” kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto di kantornya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 2 Maret 2018.

Seperti diketahui, Polres Jakarta Selatan sebelumnya telah menetapkan Ahmad Dhani sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian melalui tweet sarkastis.

Penetapan status tersangka Ahmad Dhani dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara pada 23 November 2017 lalu. (nuch/det)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR