Yusril-Ihza-Mahendra
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. (foto: Tribunnews/ Fransiskus Adhiyuda)

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra saat ini enggan untuk membahas lebih jauh soal wacana maju di Pilpres 2019 mendatang.

Padahal sebelumnya, Sekjen PBB Afriansyah Ferry Noor membuka kemungkinan bahwa sang ketua umum jadi salah seorang kandidat presiden.

“Nanti baru dibuka setelah PBB selesai berurusan dengan KPU,” ujar¬†Yusril Ihza Mahendra seperti dilansir dari CNN Indonesia, Selasa, 6 Maret 2018.

Menurut Yusril Ihza Mahendra, dirinya saat ini masih fokus untuk memastikan bahwa partainya lolos sebagai salah satu peserta Pemilu 2019. Namun, komunikasi politik tetap terus dijalin dengan partai politik lain.

“Tapi sekarang fokus mengurus partai dulu,” kata Yusril Ihza Mahendra.

Sebelumnya, Afriansyah Ferry Noor menyebutkan bahwa PBB akan langsung tancap gas pasca memenangi gugatan di Bawaslu. Bahkan, menurutnya, saat ini tidak menutup kemungkinan bagi PBB menawarkan Yusril Ihza Mahendra untuk diusung pada Pilpres 2019 mendatang.

Tak hanya itu, Afriansyah Ferry Noor mengatakan, Yusril Ihza Mahendra bisa saja menjadi cawapres bagi Joko Widodo (Jokowi).

“Mungkin bisa saja kita sodorkan beliau sebagai wakil, bisa saja jadi wakilnya Pak Jokowi, bisa saja, tidak tertutup kemungkinan. Bisa juga dengan calon lain” tandasnya.

Selain itu, Afriansyah Ferry Noor juga mengatakan soal kemungkinan PBB membentuk penjajakan poros baru. Sedangkan, untuk Pileg 2019, dirinya menyebut PBB menargetkan meraih 5 persen suara. (cnn)

loading...