Fahri-Hamzah
Fahri Hamzah. (foto: dok. Inikata)

JAKARTA, harianpijar.com – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman telah mengucilkan dirinya dari PKS.

Bahkan, menurutnya, Sohibul Iman mengancam akan memecat kader PKS yang memiliki hubungan dengan dirinya.

“Jadi kita kayak alien, tidak boleh lagi punya hubungan,” kata Fahri Hamzah saat dikonfirmasi di Gedung DPR, Jakarta, Senin, 5 Maret 2018.

Lebih lanjut Fahri Hamzah mengatakan, Sohibul Iman sengaja menutup akses baginya untuk berhubungan atau sekedar berkomunikasi dengan kader PKS.

Menurutnya, hal itu dilakukan sejak Sohibul Iman berkeinginan memecat dirinya sebagai kader PKS.

Larangan dari Sohibul Iman bagi kader PKS tersebut, dikatakan Fahri Hamzah, terlihat saat resepsi pernikahan anak Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid di Jakarta, kemarin.

Bahkan, Fahri Hamzah menduga, dirinya sengaja tidak diundang dalam acara tersebut.

“Saya tuh tidak ada diundang. Sudah tidak ada lagi. Jadi ini tutup semua, hubungan pribadi kita sudah tidak ada. Jadi kita ini tiba-tiba menjadi alien gitu lho,” ujarnya.

Selain soal acara itu, Fahri Hamzah juga mengatakan bahwa Sohibul Iman telah memecat 52 kader PKS di Maluku Utara. Kader-kader itu dipecat Sohibul Iman usai bertemu dengan dirinya.

Tak hanya itu, bagi kader PKS yang ketahuan berswafoto dengan dirinya juga akan mendapat hukuman dari Sohibul Iman.

“Di Maluku Utara itu 52 orang dipecat gara-gara ketemu saya. Dan di mana-mana orang dipanggil tiap hari, diancam. Kalau keluar ada foto lagi, foto selfie sama saya dipersoalkan,” jelas Fahri Hamzah.

Selanjutnya, Fahri Hamzah mengatakan dari semua hal itu dirinya menilai Sohibul Iman telah mengubah citra PKS yang demokratis menjadi partai politik yang otoriter.

“Kultur yang dia bangun itu tidak kayak organisasi politik. Kayak organisasi intelijen atau mafia gitu. Nah ini yang merusak menurut saya,” tandasnya.

Fahri Hamzah menegaskan dirinya akan melaporkan Sohibul Iman dan sejumlah pimpinan PKS yang diduga melakukan tindak pidana terkait pemecatan dirinya. Sementara, terkait hal itu, awak media telah mengonfirmasi pihak PKS, namun belum mendapat respons. (cnn)

loading...