fahri-gaji-pns
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah.

JAKARTA, harianpijar.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah turut mengomentari rencana meningkatkan gaji pegawai negeri sipil (PNS).

Menurut Fahri Hamzah, rencana seperti itu biasa dan rutin dilakukan menjelang pemilihan umum (Pemilu).

“Biasanya tahun politik untuk menstabilkan dukungan birokrasi,” kata Fahri Hamzah saat dikonfirmasi, Kamis malam, 1 Maret 2018.

Namun, Fahri Hamzah, tidak memaparkan secara detail maksud pernyataannya tersebut.

Sementara, juga dikatakan Fahri Hamzah, saat ditanya apakah kenaikan gaji PNS untuk meraup suara rakyat agar kembali memilih pemerintah saat ini dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019.

“Kira-kira begitu,” ucap Fahri Hamzah.

Sementara diketahui, Pilpres 2019 akan segera diselenggarakan. Bahkan, partai politik gencar mendeklarasikan dukungannya kepada calon presiden (capres). Misalnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kembali mengusung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di pilpres 2019.

Sedangkan, Partai Gerindra mencalonkan ketua umumnya, Prabowo Subianto sebagai capres 2019.

Sementara, menurut Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Direktorat Kompensasi Aparatur Sipil Negara tengah menyusun konsep usulan kenaikan gaji pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan diberlakukan tahun 2019.

Selanjutnya, pengajuan kenaikan disampaikan mengingat Rancangan Peraturan Pemerintah Gaji, Tunjangan, dan Fasilitas PNS masih belum juga ditetapkan. Bahkan, Peraturan Pemerintah itu sedianya menjadi pengganti PP No 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji PNS yang terakhir diubah dengan PP No 30 tahun 2015.

“Pengajuan usulan kenaikan gaji pokok tersebut juga meliputi analisa kebutuhan anggaran berikut simulasi dampak fiskalnya yang akan dibahas dalam forum antar Kementerian/Lembaga (K/L),” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Mohammad Ridwan dalam siaran pers diterima Kamis, 1 Maret 2018.

Menurut Mohammad Ridwan, penyusunan konsep usulan kenaikan gaji pokok PNS ini dengan pertimbangan sudah lebih dari dua tahun PNS tidak memperoleh kenaikan gaji pokok.

Lebih lanjut, jika usulan kenaikan gaji pokok tahun 2019 disetujui, selanjutnya akan dituangkan dalam Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2019.