Zumi-Zola
Gubernur Jambi Zumi Zola. (foto: Dok. Bisnis Jakarta)

JAMBI, harianpijar.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Jambi Zumi Zola sebagai tersangka dalam kasus suap Pengesahan RAPBD Jambi 2018.

Terkait hal itu, kuasa hukum Zumi Zola, Muhammad Farizi, memastikan bahwa kliennya tidak akan mengajukan praperadilan terkait status tersangka tersebut.

“Sampai sejauh ini kami tidak berpikir untuk mengajukan praperadilan,” kata Farizi di Jambi, Kamis, 1 Maret 2018.

Menurut Farizi, mereka enggan mengajukan praperadilan karena Zumi Zola tidak mau terkesan mengelak dari persoalan ini.

“Dia (Zumi Zola-red) siap menghadapi kasus ini melalui pemeriksaan pengadilan dalam pokok perkara,” ujar Farizi.

Lebih lanjut Farizi mengatakan bahwa Zumi Zola sudah siap dalam segala hal, termasuk menghadapi putusan pengadilan jika nantinya divonis bersalah.

“Kita siap nanti dengan pembuktian di Pengadilan. Klien saya nantinya siap mengambil segala risiko. Jika dakwaan KPK dinyatakan benar harus menjalani hukuman dan begitupun sebaliknya,” jelasnya.

Sedangkan, terkait dakwaan JPU pada perkara OTT Suap “Uang Ketok” RAPBD Jambi 2018, Farizi mengatakan Zumi Zola bahkan sudah bersiap untuk kembali menggunakan dana APBD 2017 jika tidak disetujui DPRD.

“Bang Zola tahu dari laporan stafnya, dan bahkan sudah bersiap bila DPRD tidak setuju RAPBD 2018,” ujar Farizi.

Meskipun demikian, Farizi enggan berkomentar banyak saat ditanya terkait agenda Zumi Zula ke Jambi.

“Mudah-mudahan masih ada waktu ketemu bang Zola, itupun kalau dia tidak sibuk,” tandasnya.

Pasalnya, menurut Farizi, saat dikonfirmasi Zumi Zola tengah mendampingi tamu dari Jakarta.

SUMBERJPNN
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR