jonru-ginting
Jonru Ginting. (foto: facebook/jonru.page)

JAKARTA, harianpijar.com – Pengajuan Peninjauan Kembali (PK) putusan perkara penistaan agama oleh pihak mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kontan bikin berang kubu seberang.

Bahkan, mereka, para eks peserta Aksi 212 penentang Ahok ramai-ramai menolak PK tersebut. Lantas, bagaimana dengan Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting?

Seperti diketahui, Jonru Ginting menjadi terdakwa dalam kasus ujaran kebencian, termasuk terhadap Ahok yang saat itu menjelang berlaga di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Baca juga: Ajak Hormati PK Ahok, Pemuda Muhammadiyah: Itu Hak Hukum sebagai Warga Negara

Sementara, pada Senin, 26 Februari 2018, Jonru Ginting membacakan pleidoi atau pembelaan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur setelah pekan lalu dituntut dua tahun penjara oleh jaksa penuntut umum.

Di sisi lain, Ahok mengajukan PK ke Mahkamah Agung atas putusan PN Jakarta Utara yang menjatuhkan hukuman 2 tahun penjara karena kasus penistaan agama. Lain itu, berkas memori pengajuan PK dikirim melalui PN Jakarta Utara ke MA pada 2 Februari 2018.

Sidang perdana PK Ahok pun berlangsung kemarin di PN Jakarta Utara dengan agenda pemeriksaan berkas.

Baca juga: Sidang Pemeriksaan Berkas PK Ahok Selesai 10 Menit

Terkait pengajuan PK Ahok, Jonru Ginting menilai bahwa Ahok memiliki hak untuk mengajukan upaya hukum PK atas perkara yang menjeratnya.

Bahkan, menurut Jonru Ginting, pengajuan PK adalah hak setiap warga negara yang berkepentingan.

“Dia, kan warga negara (Indonesia). Itu hak dia (mengajukan PK). Jadi silakan aja,” kata Jonru Ginting sebelum sidang pembacaan pleidoi di PN Jakarta Timur, Senin, 26 Februari 2018.

Baca juga: Ini Alasan Ahok Ajukan PK Setelah Jalani Tahanan 9 Bulan

Berdasarkan pantauan, sidang PK Ahok dihadiri oleh sejumlah pendukungnya juga penentangnya. Bahkan, mereka berunjuk rasa di depan gedung PN Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, sejak pagi hari.

Lain itu, Polisi dan TNI menurunkan 1.177 personel guna menjaga jalannya sidang PK Ahok sejak sekitar pukul 06.00 WIB. Satu mobil Barracuda dan empat mobil water cannon milik Korps Brimob Polri terparkir di depan PN Jakarta Utara.

loading...