Prabowo-Subianto-1
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (foto: Dok. iNews)

JAKARTA, harianpijar.com – Pengamat Politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Arie Sudjito menilai momen Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk kembali menjadi calon presiden dalam Pilpres 2019 sudah lewat.

Bahkan, menurutnya, Partai Gerindra saat ini juga sudah tidak sekuat saat Pilpres 2014 silam.

“(Prabowo Subianto-red) dia sendiri kan sudah dicalonkan oleh Gerindra, tapi kan belum tentu dukungannya besar, malah menurun. Dugaan saya ya. Momennya Prabowo sudah lewat,” kata Arie Sudjito saat dihubungi, Selasa, 27 Februari 2018.

Lebih lanjut Arie Sudjito mengatakan, peluang Prabowo Subianto lebih kecil dibandingkan Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi Presiden RI 2019 mendatang. Tak hanya itu, saat ini Jokowi memiliki kekuatan dukungan lebih besar lantaran sebagai capres pejawat.

“Karena, kemarin kan head to head. Lagian Jokowi waktu itu pendatang. Nah sekarang Jokowi itu incumbent, probabilitasnya lebih gede dibandingkan dulu,” ujar Arie Sudjito.

Arie Sudjito menilai partai-partai pendukung Prabowo Subianto juga sudah tak sesolid dahulu. Beberapa partai pendukungnya pun kini juga telah memberikan dukungannya kepada Jokowi.

“Prabowo itu sudah momennya lewat ketika dulu solid partai-partai dukung Prabowo. Sekarang sudah terfragmentasi, Golkar ke Jokowi. PKS pun pecah, PAN juga separuh Jokowi separuh enggak. Enggak sekuat dululah,” tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan kecil kemungkinan bagi partainya untuk mencalonkan tokoh lain selain Prabowo Subianto. Menurutnya, Partai Gerindra akan melakukan konsolidasi nasional pada Maret 2018 ini.

loading...