Dahnil-Anzar-Simanjuntak
Dahnil Anzar Simanjuntak. (foto: dok. Suara Muhammadiyah)

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak bicara soal pengajuan Peninjauan Kembali (PK) mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas kasus penistaan agama.

Menurut Dahnil Anzar Simanjuntak, pihaknya menghormati keputusan Ahok untuk mengajukan PK. Pasalnya, PK adalah hak hukum yang bersangkutan sebagai warga negara.

Lebih lanjut dirinya pun mengajak agar semuanya menghormati permohonan PK yang diajukan oleh Ahok.

Dahnil Anzar Simanjuntak dengan tegas mengharapkan agar hakim yang menangani ini bisa berlaku adil. Sehingga masyarakat pun percaya dengan penegakkan hukum di Indonesia tidak pandang bulu.

“Tentu kita dan siapa saja wajib menghormati, dan tetap berlaku adil. Serta tidak melakukan hal-hal yang tidak bersesuaian dengan norma-norma hukum dan etika,” kata Dahnil Anzar Simanjuntak saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa, 27 Februari 2018.

Seperti diketahui, Ahok mengajukan upaya hukum PK setelah menjalani masa tahanan sekitar 9 bulan. Dalam memori PK, Ahok membandingkan putusan hakim Buni Yani dengan putusan hakim terhadapnya.

Ahok dihukum dua tahun penjara oleh majelis hakim dan saat ini tengah menjalani masa hukuman di Rutan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.

Sedangkan Buni Yani divonis satu tahun enam bulan penjara karena dianggap melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

loading...