Tjahjo-Kumolo-1
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Gubernur Jambi Zumi Zola telah ditetapkan sebagai tersangka penerimaan gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meskipun demikian, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan pihaknya masih menunggu proses penyidikan di KPK terkait pemberhentian sementara Zumi Zola.

“Kami menunggu tetap asas praduga tak bersalah, menunggu proses penyidikan di KPK,” ujar Tjahjo Kumolo seusai rapat dengan pimpinan KPK di gedung KPK, Jakarta, Senin, 26 Februari 2018.

Menurut Tjahjo Kumolo, soal pemberhentian Zumi Zola, Kemendagri juga akan menunggu sampai berkas perkara gubernur Jambi itu dilimpahkan ke pengadilan.

“Yang penting dia bisa membagi waktu harus kooperatif dengan KPK, bisa melaksanakan fungsi tugas pemerintahan sehari-hari,” kata Tjahjo Kumolo.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan Zumi Zola dan Kepala Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Jambi Arfan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi menerima gratifikasi terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi Tahun 2014-2017 pada 2 Februari 2018 lalu.

Tersangka Zumi Zola baik bersama dengan Arfan maupun secara diri sendiri diduga menerima hadiah atau janji terkait proyek-proyek di Provinsi Jambi dan penerimaan lain sejumlah sekitar Rp 6 miliar.

KPK pun saat ini tengah mendalami dugaan pemberian uang kepada Zumi Zola dan Arfan terkait proyek-proyek di Provinsi Jambi tersebut. (nuch/rep)

loading...