Hasto-Kristiyanto-2
Hasto Kristiyanto. (foto: Dok. Metrotvnews)

DENPASAR, harianpijar.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) segera menjalin komunikasi dengan partai politik pendukung pemerintah untuk mencari cawapres pendamping Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan memprioritaskan untuk bertemu dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan terlebih dahulu. Lain itu, partai politik yang ada di dalam pemerintah dan telah menyatakan dukunganya pada Jokowi sebagai presiden juga mendapatkan prioritas.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, baru setelah itu partai-partai baru di luar parlemen akan diajak untuk berdialog. Bahkan, PDIP juga memberi peluang untuk dialog dengan Partai Demokrat.

Menurut Hasto Kristiyanto, saat pengundian nomor urut partai politik di KPU, Zulkifli Hasan meminta untuk diprioritaskan bertemu dengan Megawati Soekarnoputri.

Karena kapasitas Zulkilfli Hasan sebagai Ketua MPR, maka dirinya mendapatkan urutan terdepan.

“Sehingga setelah ini prioritas adalah bagaimana ibu (Mega-red) bertemu Pak Zulkifli terlebih dulu,” ujar¬†Hasto Kristiyanto di sela-sela Rakernas III PDIP yang digelar di Grand Inna Bali Beach, Sanur, Denpasar, Sabtu, 24 Februari 2018.

Hasto Kristiyanto mengatakan, selain membahas masalah peran dan fungsi MPR serta masalah kebangsaan, dalam pertemuan itu nantinya juga akan dibahas soal kepemimpinan nasional.

Apalagi setelah Megawati Soekarnoputri memberikan kejutan dengan mendeklarasikan Jokowi sebagai capres dalam Rakernas yang tertutup pada Jumat, 23 Februari 2018.

“Kemudian berbicara tentang bagaimana pandangan PAN terhadap kepememimpinan ke depan. Bagaimana pandangan PAN setelah PDI Perjuangan memutuskan Pak Jokowi itu termasuk hal-hal yang tentu saja akan didialogkan,” kata Hasto Kristiyanto.

Setelah pencalonan kembali Jokowi, PDIP tentu memiliki gambaran yang lebih jelas terhadap arah koalisi. Partai politik yang sudah menyatakan dukungan pada Jokowi akan diajak berdialog kembali.

Kemudian, dialog akan dilanjutkan dengan partai politik yang masih belum jelas mendukung. Skala prioritas adalah partai politik yang memiliki kursi di parlemen untuk membangun koalisi.

“Karena kami tahu, pemerintahan yang stabil, pemerintahan yang kuat tidak hanya mendapatkan dukungan legitimasi rakyat tetapi juga kekuatan mayoritas di parlemen itulah yang akan diinisiasi oleh PDIP,” jelas Hasto Kristiyanto.

Selain itu, komunikasi politik juga akan dijalin dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Namun, belum ada jadwal khusus terkait hal itu.

“Belum kami jadwalkan tetapi dari hubungan dengan para Sekjen dialog itu akan kami lakukan secara rutin. Kemudian juga antara Ibu Ketum dan seluruh partai poltik yang menyatakan mengusung Pak Jokowi,” tandas Hasto Kristiyanto.

SUMBERJPNN
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR