novel-bamukmin-1
Juru bicara PA 212 Novel Bamukmin,

JAKARTA, harianpijar.com – Persaudaraan Alumni (PA) 212 memecat Faizal Assegaf dari keanggotaan eks aktivis pada Aksi Bela Islam (ABI) 2 Desember 2016 itu. Lantaran, Faizal Assegaf dituding telah menebar kabar bahwa rencana kepulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab hanya isu belaka.

Menurut juru bicara PA 212 Novel Bamukmin, Presidium Alumni 212 telah melakukan pemecatan terhadap Faizal Assegaf dari keanggotaan. Bahkan, Presidium Alumni 212 juga sudah tidak mengakui keberadaanya.

“Faizal Assegaf sudah dipecat dari Presidium 212 dan Presidium pun sudah tidak diakui keberadaanya, berdasarkan hasil mukernas beberapa waktu lalu yang berubah menjadi Persaudaraan Alumni 212,” kata Novel Bamukmin saat dikonfirmasi, Selasa 20 Februari 2018.

Lebih lanjutm dijelaskan Novel Bamukmin, Faizal Assegaf telah membandingkan pimpinan Rizieq Front Pembela Islam (FPI) dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang kini menjadi terpidana penistaan agama.

Sementara, Faizal Assegaf dalam diskusi bertajuk Kedatangan Rizieq dan Potensi Gaduh di Tahun Politik pada Minggu 18 Februari 2018 baru lalu menyebut, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) lebih kesatria ketimbang Rizieq Shihab..

“Di mana yang bersangkutan (Faizal Assegaf-red) menyatakan,  dalam menghadapi masalah hukum, Ahok lebih negarawan dan lebih kesatria dari pada Habib Rizieq’,” kata Novel Bamukmin menirukan.

Karena itu, menurut Novel Bamukimn, PA 212 tidak bertanggung jawab atas pernyataan Faizal Assegaf. Bahkan, PA 212 tidak mau disangkutpautkan dengan Faizal Assegaf lagi.

“Kami bersepakat untuk menonaktifkan Faizal Assegaf dalam segala aktivitas yang dilakukan, ataupun yang mengatasnamakan Presidium 212,” tandas Novel Bamukmin.