Faizal-Assegaf
Faizal Assegaf. (foto: detik/Muhammad Abdurrosyid)

JAKARTA, harianpijar.com – Presidium Alumni 212 menyatakan telah menonaktifkan Faizal Assegaf dari kepengurusan. Keputusan tersebut diambil gara-gara pernyataan Faizal Assegaf terkait sosok Rizieq Shihab.

“Setelah mengamati dengan saksama berbagai pernyataan Saudara Faizal Assegaf dan sesuai dengan pendapat mayoritas para pendiri Presidium 212, kami bersepakat menonaktifkan Faizal Assegaf dalam segala aktivitas yang dilakukan ataupun yang mengatasnamakan Presidium Alumni 212,” kata Juru bicara Presidium Alumni 212 Aminuddin, Selasa, 20 Februari 2018.

Menurut Aminuddin, apa yang disampaikannya tersebut sesuai dengan surat pernyataan sikap Presidium Alumni 212 yang ditandatangani oleh Ketua Umum Habib Umar bin Al Hamid dan Sekjen Hasril Harahap.

SK-Presidium-Alumni-212
. (foto: Dok. Presidium Alumni 212)

Presidium Alumni 212 mempersoalkan pernyataan Faizal Assegaf yang dilontarkan pada Sabtu pekan lalu saat menjadi salah satu narasumber diskusi.

“Kami sangat menyesalkan statement Saudara Faizal Assegaf pada acara diskusi di Hotel D Setiabudi, di mana yang bersangkutan menyatakan bahwa ‘dalam menghadapi masalah hukum, Ahok lebih negarawan dan lebih kesatria daripada Habib Rizieq Shihab’,” ujar Aminuddin.

“Sesungguhnya membandingkan kasarnya kelakuan atau karakter Ahok dengan kemuliaan akhlak imam besar umat Islam Indonesia Habib Rizieq Shihab adalah sebuah pendapat yang sungguh tidak memiliki bobot intelektual, bahkan dari sudut etika termasuk dalam kategori tidak beradab,” lanjutnya. (nuch/det)