Irjen-M-Iriawan-1
Irjen M Iriawan. (foto: detik.com)

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memberi perhatian khusus pada rencana kepulangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ke tanah air pada 21 Februari 2018 mendatang. Lain itu, diketahui Rizieq Shihab kurang lebih selama 10 bulan berada di Arab Saudi.

Menurut Asops Kapolri Irjen M Iriawan, Mabes Polri akan menggelar video konferensi dengan para Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) hari ini, Senin, 19 Februari 2018.

Sementara, rencana Mabes Polri menggelar video konferensi itu tertuang dalam telegram bernomor: ST/429/II/HUM.3.5.2./2018 dari Asops Kapolri Irjen M Iriawan kepada para kapolda. Sedangkan, video konferensi itu akan dipimpin Wakapolri Komjen Syafruddin.

Selanjutnya, merujuk telegram itu maka video konferensi Mabes Polri dengan para kapolda akan membahas antisipasi kepulangan Rizieq Shihab.

Irjen M Iriawan sendiri membenarkan adanya telegram tersebut. Namun, dirinya enggan menjelaskan secara detail.

“Nanti Kadiv Humas (Irjen Setyo Wasisto-red) yang akan menjelaskan. Silakan ke Kadiv Humas,” kata Irjen M Iriawan saat dihubungi, Minggu, 18 Februari 2018.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rizieq Shihab merupakan tersangka kasus chat berkonten pornografi yang juga menjerat perempuan bernama Firza Husein. Rizieq Shihab ditetapkan sebagai tersangka pada Mei 2017, atau sekitar sebulan setelah meninggalkan Indonesia pada April 2017.

Sementara, kasus hukum yang menjerat Rizieq Shihab itu bukan hanya kasus chat porno. Karena, Polda Jawa Barat juga menjerat pendiri FPI itu sebagai tersangka penodaan Pancasila.

loading...