SBY-megawati-prabowo
. (foto: Dok. Brilio)

JAKARTA, harianpijar.com – Pengamat Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro memprediksi hanya ada tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) yang akan maju pada Pemilu 2019 mendatang.

Menurut Siti Zuhro, prediksi ini tidak lepas dari persyaratan presidential threshold (PT) 20 persen pada UU Pemilu.

“Saya memperkirakan akan ada tiga pasangan capres-cawapres pada Pemilu 2019,” kata Siti Zuhro di Jakarta, Sabtu, 17 Februari 2018 kemarin.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan, setelah KPU menetapkan 14 partai politik peserta Pemilu 2019, diprediksi akan ada tiga poros kekuatan untuk pengusulan pasangan capres-cawapres.

“Ketiga poros kekuatan tersebut, adalah PDI Perjuangan, Partai Gerindra, serta Partai Demokrat, yang akan menjadi induk koalisi partai,” tegas Siti Zuhro.

Selanjutnya, Siti Zuhro juga menjelaskan, ketiga partai itu berpotensi menjadi partai yang memimpin koalisi untuk mengusung pasangan capres-cawapres. Sementara, untuk soal figur capres dan cawapres, dirinya melihat masih sangat dinamis.

“Meskipun pendaftaran pasangan capres-cawapres akan dilakukan pada Agustus 2018, tapi baru satu nama yang secara jelas akan maju sebagai capres yakni Joko Widodo. Kemudian, satu nama lainnya yang sudah mengumumkan akan maju sebagai cawapres yakni, Muhaimin Iskandar,” jelas Siti Zuhro.

Bahkan, dikatakan Siti Zuhro, beberapa nama lainnya, disebut-sebut di media akan maju sebagai cawapres adalah Gatot Nurmantyo, Zulkifli Hasan, Mahfud MD, dan Romahurmuziy, tapi belum ada langkah yang jelas.

loading...