Nusron-Wahid
Nusron Wahid. (foto: detik/Ari Saputra)

JAKARTA , harianpijar.com – Koorbid Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Jawa dan Kalimantan Nusron Wahid memastikan tidak akan menolerir kadernya koruptif, apalagi yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan alasan apa pun.

“Mau alasan apa pun kami tidak bisa terima. Kami tidak main-main dengan isu Golkar bersih. Kita serius ingin tampil dengan wajah yang bersih demi meraih kepercayaan masyarakat,” kata Nusron Wahid dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta.

Menurut Nusron Wahid, hal tersebut disampaikannya untuk menanggapi kasus OTT Bupati Subang Imas Aryumningsih. Lain itu, Partai Golkar pasti akan mengambil tindakan yang keras dan sanksi yang sebesar-besarnya bagi kader yang malakukan tindak pidana korupsi sesuai dengan semangat Golkar bersih.

Lebih lanjut, Nusron Wajid juga menjelaskan, dengan kejadian OTT Subang berarti sudah ada tiga kader Partai Golkar yang terkena OTT saat momen pilkada, yaitu Cimahi, Jombang, dan Subang.

“Dengan kejadian ini, DPP akan kumpulkan calon paslon dari Partai Golkar, terutama paslon yang kader murni partai dan petahana agar tidak memanfaatkan momentum pilkada sebagai dalih korupsi,” tandas Nusron Wahid.

loading...