Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar.

JAKARTA, harianpijar.com – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar menjadi penasihat tim advokasi Firman Wijaya yang dilaporkan oleh mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Selanjutnya, bentuk dukungan Antasari Azhar kepada Firman Wijaya adalah bersedia menjadi penasehat tim advokasi, kata koordinator tim penasihat hukum Firman Wijaya, Boyamin Saiman di Jakarta, Kamis, 8 Februari 2018 baru lalu.

Menurut Boyamin Saiman, Antasari Azhar dibutuhkan tim atas keahlian dan pengalaman mantan jaksa senior itu dalam menghadapi tuduhan pencemaran nama baik.

Bahkan, menurutnya, Antasari Azhar dianggap pasti mampu membedah unsur-unsur pasal pencemaran nama baik yang diatur KUHP Pasal 310 dan 311 karena Firman Wijaya dinilainya tidak pernah menuduh SBY terlibat korupsi e-KTP.

“Firman Wijaya tidak pernah terucap kalimat menuduh SBY terlibat korupsi eKTP. Kami yakin apa yang disampaikan Firman Wijaya terukur dan tidak memenuhi unsur pencemaran nama baik dan Antasari pasti bisa banyak membantu bahwa Firman Wijaya tidak memenuhi unsur pencemaran nama baik sehingga penyelidikan kepolisian dihentikan.” kata Boyamin Saiman.

Lebih lanjut, juga dijelaskan Boyamin Saiman, puluhan pengacara dengan koordinator dirinya akan mendampingi Firman Wijaya yang dilaporkan manta Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY0 tersebut..

“Hasil pembicaraan saya dengan Firman Wijaya hari ini, disepakati saya ditunjuk untuk menjadi koordinator kuasa hukum Firman Wijaya dalam menghadapi pelaporan ke Bareskrim Polri dengan tuduhan pencemaran nama baik,” kata Boyamin Saiman, Rabu, 7 Februari 2018 lalu.

loading...