Agun-Gunandjar-Sudarsa
Agun Gunandjar Sudarsa. (foto: Kompas)

JAKARTA, harianpijar.com – Seluruh fraksi di DPR sepakat mengakhiri masa tugas Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK oleh DPR. Menurut Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa, hasil kesimpulan dan rekomendasi bakal disampaikan pada masa rapat paripurna mendatang.

“Pada prinsipnya dari sisi waktu semua bersepakat resmi dalam forum rapat pimpinan dewan bahwa Pansus KPK akan mengakhiri tugasnya di akhir masa sidang ini,” kata Agun Gunandjar Sudarsa saat dikonfirmasi di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 5 Februari 2018.

Lebih lanjut, dijelaskan Agun Gunandjar Sudarsa, Pansus KPK ingin berakhir dengan cara yang baik. Bahkan, dirinya mengklaim sejak awal kehadiran pansus angket KPK ditujukan untuk penguatan lembaga antikorupsi.

“KPK tetap kita butuhkan. Namun pelaksanaannya kita berharap tidak ada lagi semacam ketidakharmonisan dengan lembaga penegak hukum lainnya,” jelas Agun Gunandjar Sudarsa.

Selanjutnya, Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, perbaikan akan diserahkan pada internal KPK untuk menata kelola sumber daya manusia dan anggaran. Bahkan, Pansus KPK juga merekomendasikan agar dibentuk dewan pengawas independen yang beranggotakan dari unsur internal KPK dan eksternal yang berasal dari tokoh-tokoh yang berintegritas. Namun, pelaksanaannya juga diserahkan sepenuhnya pada KPK melalui peraturan Presiden.

“Kita ingin KPK terdepan, semakin terukur dan tidak lagi menimbulkan pro dan kontra di antara publik,” tegas Agun Gunandjar Sudarsa.

Sementara, menurut Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet), dirinya mengharapkan Pansus KPK bisa berakhir tanpa menimbulkan polemik baru. Bahkan, dirinya juga bakal mendorong peningkatan anggaran KPK, khususnya di bidang pencegahan melalui upaya-upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar prilaku rasuah bisa dikurangi.

“Saya berharap penyelesaian pansus hak angket KPK ini bisa berakhir soft landing dan makin mendekatkan hubungan DPR dengan KPK,” kata Bamsoet.

loading...