Anang-Sugiana-Sudihardjo
Anang Sugiana Sudihardjo. (foto: kumparan/Helmi Afandi)

JAKARTA, harianpijar.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan perpanjangan masa penahanan terhadap tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP Anang Sugiana Sudihardjo.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, pihaknya melakukan perpanjangan penahanan terhadap tersangka Anang Sugiana Sudihardjo selama 30 hari ke depan.

“Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan terhadap tersangka ASS (Anang Sugiana Sudihardjo) selama 30 hari ke depan mulai 7 Februari sampai 8 Maret 2018,” kata Febri Diansyah melalui pesan singkat, Senin, 5 Februari 2018.

Sementara, juga dijelaskan Febri Diansyah, saat ini tersangka Anang Sugiana Sudihardjo ditahan di Rutan KPK Pomdam Jaya Guntur, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan. Selain itu, untuk Anang Sugiana Sudihardjo, KPK menetapkannya sebagai tersangka korupsi e-KTP sejak 27 September 2017 lalu.

Bahkan, Direktur Utama PT Quadra Solution itu juga telah ditahan di Rutan KPK sejak 9 November 2017.

Seperti diberitakan, PT Quadra Solution adalah salah satu perusahaan yang tergabung dalam konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) sebagai pelaksana proyek e-KTP yang terdiri dari Perum PNRI, PT LEN Industri, PT Quadra Solution, PT Sucofindo, dan PT Sandipala Artha Putra.

Selain itu, Anang Sugiana Sudihardjo diduga menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya sehingga mengakibatkan kerugian negara sekurang-kurangnya Rp 2,3 triliun dari nilai proyek Rp 5,9 triliun.

Tersangka Anang Sugiana Sudihardjo bersama Setya Novanto, Andi Agustinus alias Andi Narogong dan dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto diduga kuat telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun dari proyek e-KTP.

Sedangkan KPK menjerat Anang Sugiana Sudihardjo dengan Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

loading...