Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

JAKARTA, harianpijar.com – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memprediksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan kembali bertarung dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2019 mendatang.

Menurut peneliti senior LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, ini disebabkan dari hasil penelitian elektabilitas Prabowo Subianto paling tinggi di antara penantang lain.

“Prabowo bersama Gerindra dan PKS juga sangat intens membangun koalisi di parlemen maupun di banyak pilkada,” kata Adjie Alfaraby, saat dikonfirmasi di Gedung LSI, Jakarta, Jumat, 2 Januari 2018.

Lebih lanjut, Adjie Alfaraby menegaskan, jika Prabowo Subianto tidak maju sebagai calon, kemungkinan Joko Widodo (Jokowi) akan bertarung sengit dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo.

Sementara, juga dijelaskan Adjie Alfaraby, keikutsertaan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 nanti akan berdampak pada Partai Gerindra. Berdasarkan hasil risetnya, saat ini pemilih juga cenderung memilih calon presiden berdasarkan partai utama pengusungnya.

“Dengan menjadi kompetitor utama Jokowi, Gerindra dapat terkerek menjadi partai papan atas,” jelas Adjie Alfaraby.

loading...