Fredrich Yunadi.

JAKARTA, harianpijar.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan dakwaan dan berkas perkara Fredrich Yunadi. Selain itu, Fredrich Yunadi adalah tersangka tindak pidana merintangi penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek KTP-elektronik (KTP-el) atas tersangka Setya Novanto ke pengadilan.

“Pagi tadi sekitar pukul 10.30 WIB, jaksa penuntut umum KPK telah menyerahkan dakwaan dan berkas perkara Fredrich Yunadi ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,” kata Jurubicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat 2 Februari 2018.

Menurut Febri Diansyah, KPK akan menunggu jadwal persidangan terhadap mantan kuasa hukum Setya Novanto tersebut. “Seluruh perbuatan dugaan merintangi penanganan kasus KTP-el telah diuraikan di sana dan akan dibuktikan lebih lanjut di persidangan,” ujar Febri Diansyah.

Sementara, ditegaskan Febri Diansyah, dalam kasus ini, KPK telah menetapkan advokat Fredrich Yunadi dan Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka. Diketahui, Bimanesh merupakan dokter spesialis penyakit dalam, konsultan ginjal, dan hipertensi di RS Medika Permata Hijau.

Selain itu, keduanya diduga bekerja sama untuk memasukkan tersangka Setya Novanto ke rumah sakit guna dilakukan rawat inap dengan data-data medis yang diduga dimanipulasi sedemikian rupa. Tujuannya, untuk menghindari panggilan dan pemeriksaan oleh penyidik KPK.

Namun sebelumnya, Fredrich Yunadi sempat menolak untuk dilimpahkan ke tahap penuntutan atau segera disidangkan.

“Tersangka Fredrich Yunadi memberikan surat melalui bagian pengawalan tahanan di KPK untuk disampaikan ke penyidik karena menolak dilakukan rencana pelimpahan tahap dua terhadap yang bersangkutan,” tandas Febri Diansyah, di gedung KPK, Jakarta, Kamis 1 Februari 2018 kemarin.

SUMBERRepublika
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR