Ahok-dan-Veronica-Tan
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan istrinya, Veronica Tan. (foto: instagram/basukibtp)

JAKARTA, harianpijar.com – Rencananya sidang proses perceraian mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan sang istri, Veronica Tan, bakal digelar perdana di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, hari ini, Rabu, 31 Januari 2018.

Menurut Humas PN Jakarta Utara Jootje Sampaleng, sidang tersebut akan dimulai tepat pada pukul 09.00 WIB.

“Kami sudah mengirimkan surat pemanggilan kepada penggugat (Ahok) dan pihak tergugat (Veronica Tan) untuk menghadiri sidang perdana ini,” kata Jootje Sampaleng, Selasa, 30 Januari 2018.

Lain itu, Jootje Sampaleng juga menegaskan, dirinya belum mengetahui apakah Ahok dan Veronica Tan akan menghadiri persidangan tersebut.

Namun, menurutnya, Ahok maupun Veronica Tan tidak diwajibkan menghadiri sidang perdana, melainkan cukup diwakili oleh kuasa hukum masing-masing.

Sementara, dalam sidang perdana ini, majelis hakim akan menetapkan waktu mediasi kedua belah pihak. Pada saat mediasi itulah Ahok dan Veronica Tan baru diwajibkan datang.

Seperti diketahui, saat ini Ahok masih berada di bilik Rumah Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Dirinya harus menjalani hukuman dua tahun penjara karena dianggap bersalah dalam sidang kasus penodaan agama.

Selain itu, Mabes Polri pada Selasa, 9 Januari 2018 lalu, sudah menegaskan bakal memberikan izin kepada Ahok untuk dikeluarkan sementara dari dalam tahanan.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, izin keluar sementara kepada terpidana kasus penodaan agama itu untuk menghadiri mediasi di PN Jakarta Utara.

“Bisa (diizinkan keluar penjara), tapi harus menunggu surat permohonan dari pengadilan,” kata Kombes Martinus Sitompul saat itu.

Sedangkan, Ahok melalui kuasa hukumnya, mengajukan gugatan cerai ke PN Jakarta Utara pada 5 Januari 2018. Lain itu, Ahok menunjuk Josefina Agatha Syukur sebagai kuasa hukumnya dalam persidangan perceraian ini.

Menurut Josefina Agatha Syukur, sebelum mengambil keputusan cerai, Ahok telah terlebih dahulu bertemu Veronica Tan.

Lebih lanjut, kata Josefina Agatha Syukur, setelah pertemuan itu, Ahok memanggil adiknya, Fifi Lety Indra dan dirinya ke Mako Brimob untuk menyerahkan surat kuasa agar mengurus perceraiannya.

Sementara, alasan Ahok menceraikan istrinya, Veronica Tan, diduga karena perselingkuhan. Bahkan isu perselingkuhan itu dipastikan saat mendapatkan surat penjelasan gugatan Ahok, Selasa, 9 Januari 2018 lalu.

Surat gugatan cerai tersebut menunjukkan dugaan orang ketiga yang membuat retaknya rumah tangga Ahok dengan Veronica Tan.

Adapun kutipan surat yang diduga bagian dari surat gugatan cerai Ahok di PN Jakarta Utara itu menyebutkan sebagai berikut:

“Bahwa kehidupan perkawinan yang rukun, harmonis dan bahagia berubah drastis dikarenakan adanya perubahan sikap dari tergugat kepada penggugat sejak tahun 2010”.

Surat itu juga berisi tulisan bahwa Veronica Tan memiliki kedekatan dengan teman dekatnya yang berinisial JT. Dalam surat tertulis nama jelas ‘good friend-nya’.

Putra sulung Ahok dan Vernonica Tan juga juga pernah meminta ibunya untuk tak lagi berhubungan dengan JT, demikian tertulis dalam surat tersebut.

Meskipun demikian, kuasa hukum Ahok, Josefina Agatha Syukur, tidak membenarkan isi surat tersebut. Namun dirinya juga tidak membantah saat wartawan menunjukan dugaan isi surat cerai Ahok ke Veronica Tan.

“Mohon maaf, karena ini masalah pribadi, saya tidak bisa mengungkapkan apapun yang menjadi alasan Pak Ahok mengajukan gugatan,” kata Josefina Agatha Syukur.

Selain itu, Josefina Agatha Syukur menjelaskan, seluruh alasan Ahok mengajukan gugatan ke PN Jakarta Utara pada Jumat, 5 Januari 2017 lalu itu sudah tertuang dalam surat gugatan.

“Semua alasan sudah ada dalam gugatan kami. Mohon kita sama-sama menunggu persidangannya. Terima kasih,” tandasnya.