Ahok-dan-Veronica-Tan
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan istrinya, Veronica Tan. (foto: instagram/basukibtp)

JAKARTA, harianpijar.com – Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diminta oleh banyak pendukungnya untuk tidak bercerai dengan istrinya, Veronica Tan. Pendukung berharap Ahok membatalkan gugatan cerai yang telah diajukan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara.

Saat ditemui oleh kuasa hukumnya di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Jumat, 12 Januari 2018 lalu, Ahok menanggapi hal itu. Ahok mengucapkan terima kasih atas semua kasih yang telah diberikan oleh masyarakat untuk dirinya.

“Beliau mendengarkan semua cerita saya soal reaksi masyarakat dan hanya menyampaikan terima kasih banyak buat segala kasih masyarakat buat Pak Ahok,” kata kuasa hukum Ahok, Josefina Agatha Syukur, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis, 18 Januari 2018.

Dalam pertemuan itu, kata Josefina Agatha Syukur, juga dibahas banyak hal. Terutama soal perkembangan gugatan cerai Ahok terhadap Veronica Tan.

Menurut Josefina Agatha Syukur, tidak ada persiapan khusus yang dilakukan Ahok untuk menghadapi sidang cerai perdana pada Rabu, 31 Januari 2018. Agenda sidang perdana nantinya adalah mediasi antara Ahok dan Veronica Tan, dengan diawali penentuan mediator.

Ahok dan Veronica Tan akan dibebaskan memilih apakah menentukan mediator sendiri atau sepakat mediator dari pihak PN Jakarta Utara.

Terkait hal itu, Josefina Agatha Syukur menyebut, Ahok belum memberi tahu siapa yang akan ditunjuk menjadi mediatornya.

Seperti diketahui, mantan Gubernur DKI Jakarta itu melalui kuasa hukumnya mengajukan gugatan cerai terhadap Veronica Tan pada Jumat, 5 Januari 2018 lalu di PN Jakarta Utara. Sidang cerai perdana akan digelar pada akhir Januari mendatang.

Ada tiga hakim yang sudah ditetapkan PN Jakarta Utara untuk memimpin sidang cerai Ahok, yakni Ketua majelis hakim oleh Wakil Ketua PN Jakarta Utara Sutaji, hakim anggota satu Ronald Salnofri dan hakim anggota dua Taufan Mandala. (nuch/det)