Titiek-Soeharto-2
Siti Hediyati Hariyadi alias Titiek Soeharto. (foto: Dok. Viva)

JAKARTA, harianpijar.com – Putri Presiden ke-2 Soeharto, Siti Hediyati Hariyadi alias Titiek Soeharto, belum menentukan sikap terkait niatnya maju sebagai calon ketua umum Partai Golkar di Munaslub.

Namun, menurut Titiek Soeharto, Munaslub Partai Golkar seharusnya tidak hanya satu calon ketua umum.

“Sebaiknya memang namanya Munaslub itu nggak calon tunggal. Pasti harus ada pemilihan,” kata Titiek Soeharto di JCC, Senayan, Jakarta, Senin, 18 Desember 2017.

Pernyataan Titiek Soeharto itu menjawab pertanyaan tentang kemungkinan munculnya nama calon ketua umum lain selain Airlangga Hartarto (ketua umum Partai Golkar terpilih hasil rapat pleno DPP) di forum Munaslub.

Lantas, apakah Titiek Soeharto siap maju sebagai calon ketua umum Partai Golkar?

“Ha! Persiapan maju? Nggak, saya doakan kita doa semua ini acaranya berjalan lancar, Rapimnas, Munas, semua berjalan lancar supaya Golkar ke depan lebih baik lagi,” ujar Titiek Soeharto.

Titiek Soeharto mengaku siap dipimpin Airlangga Hartarto jika Munaslub mengukuhkan Menteri Perindustrian itu sebagai ketua umum. Dirinya menilai Airlangga Hartarto merupakan salah satu kader terbaik Partai Golkar saat ini.

“Pak Airlangga kader yang, salah satu kader terbaik yang kita punya. Jadi pasti beliau juga bisa membawa Golkar lebih baik lagi dari sebelum-sebelumnya,” kata Titiek Soeharto.

Sebelumnya, Titiek Soeharto masuk dalam perebutan calon ketua umum Partai Golkar. Kemudian Pleno DPP Partai Golkar memutusan memilih Airlangga Hartarto sebagai ketua umum pengganti Setya Novanto. Pelaksanaan Munaslub hanya untuk mengukuhkan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum.

Di sisi lain, keputusan tersebut juga sempat dikritik Priyo Budi Santoso, yang sebelumnya tetap ingin maju sebagai calon ketua umum di Munaslub.

Tapi, senada dengan Titiek Soeharto, Priyo Budi Santoso tampaknya saat ini tak lagi berkeinginan untuk bersaing di Munaslub. (nuch/det)

loading...