PSI-KPU
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2019, Selasa, 10 Oktober 2017. (foto: detik/Dwi Andayani)

JAKARTA, harianpijar.com – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebelumnya telah lolos verifikasi administrasi pemilu yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). PSI pun lanjut ke tahap berikutnya yakni proses verifikasi faktual.

Terkait hal itu, Ketua Umum PSI Grace Natalie merasa yakin partainya akan lolos sebagai peserta Pemilu 2019. PSI, menurutnya, rajin mengecek semua persyaratan yang dibutuhkan untuk proses verifikasi.

“Yakin dong yakin, yakin optimis. Kami kan dari awal memulai verifikasi Menkum HAM sampai KPU kita rajin mengecek semua persyaratan tuh, kita check list satu per satu,” kata Grace Natalie di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Sabtu, 16 Desember 2017.

“Kami optimis lolos karena kami tertib administrasi, tertib aturan main, tertib aturan yang diminta dan kami sering koordinasi,” sambungnya.

Proses verifikasi faktual oleh KPU akan berlangsung sampai 22 Desember mendatang. Setelah itu prosedur akan beralih ke tahap perbaikan verifikasi faktual hingga penetapan peserta Pemilu pada 17 Februari 2018.

Menurut Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni, partainya tak hanya mempersiapkan verifikasi untuk pusat. PSI juga mempersiapkan verifikasi untuk tingkat-tingkat daerah.

“Mulai kemarin ada verifikasi faktual di Maluku, Jawa barat, Lampung, hari ini akan ada Sulawesi Utara, Gorontalo, dan sebagainya,” ujarnya.

Raja Juli Antoni mengatakan, sejauh ini, proses verifikasi berjalan lancar. PSI, menurutnya, akan berusaha sebaik mungkin untuk dapat lolos semua proses verifikasi KPU.

“Semua sudah berjalan seperti apa yang kita plan. Insyaallah kita berusaha sebaik mungkin lahir batin untuk lolos verifikasi KPU ini,” kata Raja Juli Antoni.

Seperti diketahui, KPU menyatakan ada 12 partai politik yang lolos ke tahap verifikasi faktual Pemilu 2019. Partai-partai tersebut adalah Partai Perindo, PSI, PDIP, Partai Hanura, Partai NasDem, PAN, PKS, Partai Gerindra, Partai Golkar, PPP, Partai Demokrat, dan PKB.

Sedangkan dua partai lainnya, yakni Partai Berkarya dan Partai Garuda, dinyatakan tidak masuk ke tahap verifikasi faktual. (nuch/det)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR