Agus-Supriatna
Mantan KSAU Marsekal (Purn) TNI Agus Supriatna. (foto: detik/Lamhot Aritonang)

JAKARTA, harianpijar.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan KSAU Marsekal (Purn) Agus Supriatna terkait kasus dugaan korupsi pengadaan helikopter Augusta Westland (AW) 101.

Agus Supriatna akan dimintai keterangan oleh penyidik untuk tersangka dari pihak sipil, Direktur Utama PT Diratama Jaya Mandiri Irfan Kurnia Saleh.

“Agus Supriatna akan diminta keterangannya dalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan helikopter AW-101 dengan tersangka IKS (Ifan Kurnia Saleh),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada awak media, Jumat, 15 Desember 2017.

Meskipun demikian, Agus Supriatna melalui kuasa hukumnya kembali meminta penundaan pemeriksaan di KPK karena saat ini tengah berada di luar negeri.

“Diagendakan diperiksa hari ini di gedung KPK. Namun tadi penasihat hukum datang dan menyampaikan surat pemberitahuan tidak hadir dan permintaan penundaan pemeriksaan. Alasan tidak hadir karena sedang berada di luar negeri,” ujar Febri Diansyah.

Namun, menurut Febri Diansyah, berdasarkan data perlintasan Agus Supriatna berada di Indonesia sejak 8 Desember 2017. KPK akan kembali mengecek mengenai hal itu.

“Namun data perlintasan yang kami dapatkan, per 8 Desember sudah berada di Indonesia. Kami akan kroscek lagi soal ini dan koordinasi dengan POM TNI,” kata Febri Diansyah.

“Kami percaya komitmen Panglima TNI kuat untuk membongkar kasus korupsi ini. Apalagi sejak awal ini menjadi concern Presiden Joko Widodo (Jokowi),” tambahnya.

Seperti diketahui, Agus Supriatna sebelumnya pernah dipanggil KPK pada Senin, 27 November lalu, namun tidak hadir. Saat itu Agus Supriatna juga meminta penundaan pemeriksaan.

Berdasarkan pantauan, tampak sejumlah anggota POM TNI di lobi KPK. Febri Diansyah mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan POM TNI soal kasus tersebut.

“Tim dari AU yang datang ada kebutuhan koordinasi dengan penyidik terkait kasus helikopter (AW-101),” ungkap Febri Diansyah. (nuch/det)

loading...