Badarudin-Andi-Picunang
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Berkarya Badarudin Andi Picunang. (foto: detik/Dwi Andayani)

JAKARTA, harianpijar.com – Partai politik besutan Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto, Partai Berkarya, dinyatakan tak lolos ke verifikasi faktual Pemilu 2019 oleh KPU. Terkait hal itu, Partai Berkarya akan segera mengajukan gugatan ke Bawaslu.

“Segera besok (mengajukan gugatan). Kami pastikan paling cepat besok kami datang ke Bawaslu, minimal berkonsultasi bagaimana tahapan-tahapan untuk melanjutkan keberatan Bawaslu,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Berkarya Badarudin Andi Picunang, di kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis, 14 Desember 2017.

Menurut Badarudin Andi Picunang, dokumen keanggotaan partainya telah memenuhi syarat. “Bukan kurang, kami sebenarnya hasil 150 persen dari minimumlah anggota yang diminta oleh persyaratan. Cuma, dalam penelitian administrasi, ada beberapa hal yang membuat tidak memenuhi syarat,” ujarnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin menyebutkan pihaknya siap menerima aduan sengketa parpol jika partai yang tidak lolos merasa kurang puas dengan keputusan yang diambil oleh KPU.

“Bagi dua yang belum tentu dari sisi kewenangan dan tugas Bawaslu jika ada pihak yang merasa keberatan dengan hasil ini mekanisme, karena ada berita acara. Kami juga siap terima aduan atau sengketa yang mungkin tidak berkenan atau tidak puas dengan hasil yang akan disampaikan oleh KPU,” kata Mochammad Afifuddin.

Seperti diketahui, ada 12 partai politik yang dinyatakan lolos ke verifikasi faktual Pemilu 2019. 12 partai tersebut antara lain Partai Perindo, PSI, PDIP, Partai Hanura, Partai NasDem, PAN, PKS, Partai Gerindra, Partai Golkar, PPP, Partai Demokrat, dan PKB.

Sedangkan dua partai yang dinyatakan tidak lolos ke verifikasi faktual adalah Partai Berkarya dan Partai Garuda. (nuch/det)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR