Ibas
. (foto: Harian Pijar/Handout via TM EBY)

PACITAN, harianpijar.com – Anggota Komisi X DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) atau Ibas mendirikan Posko Induk Darurat Bencana EBY di Desa Karanganyar, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Jatim.

Ibas mengatakan, selain menyediakan ribuan nasi bungkus, para relawan EBY juga melakukan pemeriksaan kesehatan gratis untuk korban bencana Pacitan di posko tersebut.

“Para relawan kami langsung melakukan aktifitas memasak bersama di dapur umum dan langsung mendistribusikan kepada korban yang masih terisolir menggunakan sepeda motor,” kata Ibas, Sabtu, 2 Desember 2017.

Bahkan, Ibas sebelumnya sempat mengecek langsung kebersihan dapur umum miliknya tersebut. “Kami pastikan makanan ini steril dan layak bagi kesehatan,” jelasnya.

Menurut Ibas, masih banyak korban bencana Pacitan yang terisolir. “Sehingga kami sediakan layanan antar nasi menggunakan sepeda motor agar sampai kepada korban,” ujar Ibas.

Selama tiga hari sejak Kamis, 30 November 2017 hingga Sabtu, 2 Desember 2017, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sekeluarga termasuk Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Ibas berada di Pacitan untuk membantu korban bencana alam banjir dan tanah longsor.

Ibas-SBY-Ani
. (foto: Harian Pijar/Handout via TM EBY)

Selain itu, SBY sekeluarga juga dibantu oleh ratusan relawan EBY yang berasal dari beberapa kota seperti Ponorogo, Magetan, Ngawi, Trenggalek dan Pacitan.

Berdasarkan data dari Kodim 0801/Pacitan hingga Sabtu, 2 Desember 2017 pukul 16.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia di bencana Pacitan mencapai 25 orang, dengan rincian korban tanah longsor meninggal dunia sebanyak 10 orang dan korban banjir meninggal dunia sebanyak 5 orang.

Kemudian untuk jumlah korban tanah longsor yang belum ditemukan sebanyak 9 orang dan jumlah korban banjir yang belum ditemukan 1 orang, serta jumlah korban luka-luka sebanyak 4 orang.

Selanjutnya, ada 1.879 pengungsi yang berada di 8 titik pengungsian, yakni di Gedung Karya Darma 497 orang, Masjid Sirnoboyo 51 orang, Gedung Muhammadiyah MDMC 51 orang, Balai Desa Sumberharjo 32 orang, Balai Desa Bangunsari 16 orang, Balai Desa Cangkring 32 orang, MI Al Huda 150 orang, Balai Desa Sidomulyo 1.050 orang.

Sementara untuk jumlah rumah rusak sebanyak 1.709 unit, dengan rincian di Kecamatan Kebonagung 1.225 unit, Kecamatan Ngadirojo 9 unit, Kecamatan Pacitan 160 unit, Kecamatan Nawangan 148 unit, Kecamatan Arjosari 167 unit. Selain itu, sebanyak 17 unit fasilitas pendidikan juga diketahui mengalami kerusakan.

Kegiatan evakuasi dan penanganan darurat di bawah kendali langsung Komandan Kodim 0801/Pacitan Letkol Kav Aristoteles HNL.

“Penanganan darurat melibatkan 1.174 personil gabungan, terdiri dari BPBD Pacitan bersama TNI, Polri, Basarnas, PMI, SKPD, BPBD Magetan, Baznas Tanggap Darurat, ACT, PKPU, Perhutani, SAR FKM Solo, LMI, MDMC, para relawan lainnya,” jelas Letkol Kav Aristoteles HNL. (nuch)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR