Kombes-Iwan-Kurniawan
Kombes Iwan Kurniawan. (foto: Netz)

JAKARTA, harianpijar.com – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon beranggapan pihak kepolisian telah mengkriminalisasi Ahmad Dhani terkait kasus ujaran kebencian yang menjeratnya.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan menanggapi santai anggapan tersebut. “Biar aja kalau ada yang beranggapan seperti itu,” ujar Kombes Iwan Kurniawan seperti dilansir dari detik, Sabtu, 2 Desember 2017.

Kombes Iwan Kurniawan mengaku bahwa dirinya belum mendengar langsung pernyataan Fadli Zon tersebut. Namun, dirinya menegaskan proses terhadap Ahmad Dhani dilakukan sesuai dengan tugas penegakan hukum.

“Saya belum dengar langsung (pernyataan Fadli Zon). Itu haknya (Fadli Zon). Yang penting kita menjalankan tugas saja,” kata Kombes Iwan Kurniawan.

Baca juga: Pidato di Reuni 212, Fadli Zon: Kekuasaan Pasti Berganti

Sebelumnya, Fadli Zon menyampaikan pernyataan itu seusai mengikuti aksi reuni Alumni 212 di Monas, Jakarta Pusat. Dirinya merasa heran tweet Ahmad Dhani di akun Twitter ditindaklanjuti sampai proses penyidikan oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

“Kalau kasus Ahmad Dhani ini murni kriminalisasi. Masak orang bikin tweet begitu, itu tidak bicara orangnya, tidak bicara agamanya, tidak bicara rasnya, seperti orang mengatakan pembunuh itu brengsek,” kata Fadli Zon.

Oleh karena itu, Fadli Zon menyebut hal itu mengada-ada. Bahkan, dirinya menuding ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan kewenangan polisi untuk menjerat Ahmad Dhani.

“Menurut saya, itu mengada-ada. Dan itu cara-cara yang tidak menjadikan hukum sebagai panglima mungkin ada pihak tertentu menggunakan hukum sebagai alat kekuasaan dan alat untuk menakuti orang yang kritis,” lanjutnya.

Seperti diketahui Ahmad Dhani telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian dan telah diperiksa di Mapolres Metro Jakarta Selatan sekira 20 jam pada beberapa waktu lalu. (nuch/det)

loading...