Ahmad-Doli-Kurnia
Ahmad Doli Kurnia. (foto: dok. Liputan6)

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia terus mendesak DPP Partai Golkar untuk segera menggelar Munaslub. Dirinya mendesak meminta pergantian Setya Novanto dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar.

“Saya cuma berharap ada kesadaran baru yang tumbuh dari dalam DPP. Kesadaran yang penuh dan tidak maju mundur, tidak ragu-ragu. Masak dari 200-an lebih orang pengurus DPP nggak ada yang punya nalar dan berusaha melihat realitas bagaimana muaknya publik dengan tragedi SN ini,” ujar Ahmad Doli Kurnia kepada awak media, Jumat, 24 November 2017.

Lebih lanjut Ahmad Doli Kurnia berpendapat, sudah saatnya akar rumput Partai Golkar bergerak menyelamatkan partai. Oleh karena itu, dirinya berharap para pengurus DPD Golkar tingkat I segera mengambil sikap untuk Munaslub dalam rangka mencari pengganti ketua umum pasca ditetapkannya Setya Novanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi e-KTP.

“Saya juga berharap kepada DPD provinsi, yang juga bisa sebagai penentu untuk terselenggaranya Munaslub atau tidak. Saya mendengar dalam beberapa hari terakhir ini ada konsolidasi yang dilakukan sesama DPD provinsi,” kata Ahmad Doli Kurnia.

“Saya berharap mereka melakukannya secara serius dengan berorientasi pada penyelamatan Golkar, bukan didasari oleh kepentingan mereka masing-masing,” tambahnya.

Ahmad Doli Kurnia mengatakan, ini merupakan momentum bagi DPD Provinsi untuk mengubah image Partai Golkar. Dirinya berharap DPD tingkat I kompak menyelamatkan Partai Golkar.

Sementara itu, isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar banyak menjadi perbincangan setelah Setya Novanto ditahan KPK. Menurut kabar terbaru, sudah ada 26 DPD I Partai Golkar yang kumpul untuk membahas Munaslub.

“Secara formal belum ada (DPD I yang mengusulkan Munaslub), tapi ada isu, ada 26 DPD I yang sudah berkumpul. Ada juga yang secara keras meminta Munaslub, ada yang biasa-biasa saja, tapi saya yakin semua ingin cepat selesai,” ujar Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono.

Berdasarkan AD/ART partai, jika suara telah terkumpul sebanyak dua pertiga dari jumlah DPD I Partai Golkar, Munaslub bisa direalisasikan. Dan DPP harus mengikuti keputusan DPD.

Jika apa yang disebutkan Agung Laksono benar, maka jumlah 26 DPD sudah memenuhi syarat dua pertiga dari 34 DPD untuk menggelar Munaslub. (nuch/det)