Iwan-Sumule
Politisi Partai Gerindra Iwan Sumule.

JAKARTA, harianpijar.com – Politisi Partai Gerindra Iwan Sumule mengatakan akan mengajukan praperadilan atas penghentian penyelidikan Bareskrim Polri terhadap kasus dugaan ujaran kebencian mengandung SARA yang dilakukan Viktor Bungtilu Laiskodat.

“Iya, kami akan mengajukan praperadilan,” kata Iwan Sumule, saat dikonfirmasi, Rabu, 22 November 2017.

Menurut Iwan Sumule, sebelumnya tidak ada pemberitahuan dari penyidik akan penghentian proses penyelidikan ini. Lain itu, sebelum mengajukan gugatan, pihaknya akan meminta surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) dan surat penghentian penyidikan (SP3).

“Kami akan meminta SP2HP dan SP3 dari Bareskrim Polri yang menyatakan bahwa kasus Viktor Laiskodat dihentikan,” ucap Iwan Sumule.

Lebih lanjut, ditegaskan Iwan Sumule, dengan bermodalkan dua surat tersebut pihaknya akan mengkaji alasan Bareskrim Polri menghentikan laporan yang telah dibuatnya pada 4 Agustus 2017 lalu. Bahkan, dirinya akan membawa kasus ini ke praperadilan.

“Kami akan terus berjuang untuk mendapat keadilan dengan melakukan langkah-langkah hukum terhadap Bareskrim Polri yang telah menghentikan kasus pidana ujaran kebencian yang dilakukan oleh Viktor Laiskodat dalam pidatonya itu,” tegas Iwan Sumule.

loading...