Ansufri-Idrus-Sambo
Ansufri Idrus Sambo. (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengagendakan untuk memanggil Ketua Pelaksana Tamasya Al-Maidah, Ansufri Idrus Sambo, terkait kasus Saracen. Lain itu, Ansufri Idrus Sambo akan diperiksa polisi terkait hubungan anggota Tamasya Al-Maidah dengan anggota Saracen.

“Iya (dipanggil), nantilah kalau akan diperiksa Ansufri Idrus Sambo dikabarin,” kata Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Irwan Anwar, saat dikonfirmasi di Kantornya, Jakarta, Selasa, 14 November 2017.

Menurut Kombes Irwan Anwar, secara lembaga Yayasan Tamasya Al-Maidah tidak memiliki hubungan secara langsung dengan kelompok Saracen.

“Kalau bicara Tamasya dan Saracen, tak ada kaitan. Yang berkaitan itu orang-orangnya,” ucap Kombes Irwan Anwar.

Dirinya menegaskan, Yayasan Tamasya Al-Maidah menggunakan jasa Saracen untuk mempublikasikan kegiatan Tamasya Al-Maidah.

“Yang pasti dari hasil pemeriksaan, memang Saracen digunakan untuk publikasi undangan Tamasya Al-Maidah melalui media sosial,” tegas Kombes Irwan Anwar.

Lebih lanjut, Kombes Irwan Anwar menjelaskan, dirinya yakin anggota Yayasan Tamasya Al-Maidah saling terhubung dengan anggota kelompok Saracen. Selain itu, Yayasan Tamasya Al-Maidah dan anggota kelompok Saracen juga dinilai memiliki agenda yang sama dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 dan Pilpres 2019.

“Pastilah kedua kelompok memiliki agenda yang sama dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 dan Pilpres 2019, nanti dengarkan saja sidangnya (Jasriadi),” tandas Kombes Irwan Anwar.

loading...