HM-Prasetyo
Jaksa Agung HM Prasetyo. (foto: Dok. Istimewa)

JAKARTA, harianpijar.com – Jaksa Agung HM Prasetyo menjamin pihaknya akan objektif dalam menangani kasus dugaan pemalsuan surat dan penyalahgunaan wewenang yang diduga dilakukan dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lain itu, pihakya juga belum menujuk jaksa peneliti.

“Yang pasti jaminan kejaksaan kita akan menangani secara objektif dan proporsional. Yang salah ya salah, yang tidak salah ya tidak salah,” kata HM Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat, 10 November 2017.

Menurut HM Prasetyo, pihaknya belum menentukan jaksa peneliti yang ditunjuk. Bahkan, Kejaksaan Agung juga belum menentukan berapa banyak jumlah jaksa peneliti yang akan ditunjuk.

“Makanya saya belum bisa bicara banyak karena kita baru sebatas menerima SPDP-nya pada 8 November lalu,” ucap HM Prasetyo.

Sementara, dalam kasus tersebut, penetapan tersangka belum dilakukan. Pemeriksaan masih dilakukan pada sejumlah saksi termasuk saksi ahli.

Sedangkan, Sandy Kurniawan yang merupakan salah satu pengacara Setya Novanto membuat laporan pada 9 Oktober 2017 dengan terlapor pimpinan KPK diantaranya Agus Rahardjo dan Saut Situmorang.

Selanjutnya, mereka mempermasalahkan surat-surat terkait penyidikan pada kliennya, Setya Novanto oleh KPK. Pelaporan tersebut pun telah dinaikkan ke tahap penyidikan melalui SPDP yang dikeluarkan Dirtipidum Bareskrim Polri.

Selain itu, kedua terlapor disangkakan dengan Pasal 263, Pasal 55 ayat 1, dan pasal 421 KUHP, dengan tuduhan membuat surat keterangan palsu dan penyalahgunaan kekuasaan dalam menjalankan tugas tindak pidana korupsi.

SUMBERRepublika
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR