Brigjen-Rikwanto
Brigjen Rikwanto. (foto: WNN/Zool)

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah melakukan penangkapan terhadap Fajar Agustanto yang merupakan pelaku pencemaran nama baik Anggota Komisi III DPR Akbar Faizal.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto, saat ini Fajar Agustanto sedang diperiksa di Polsek Prajurit Kulon.

“Tersangka telah ditangkap dan diamankan dari kediamannya di Jl Suromulang Dalam V, Surodinawan, Prajurit Kulon, Mojokerto,” kata Brigjen Rikwanto melalui pesan singkat, Jumat, 27 Oktober 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Brigjen Rikwanto, penangkapan itu dilakukan oleh Tim Subdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim pada Rabu, 25 Oktober 2017 malam. Lain itu, Fajar Agustanto merupakan pemilik dan admin dari situs portal berita Suara News (suaranews.com dan sberita.id).

Seperti diketahui, pada Senin, 4 September 2017 lalu, laman Suara News mengunggah empat tulisan yang diduga mencemarkan nama baik Akbar Faisal. Tulisan tersebut berjudul “Akbar Faisal memiliki Uang Simpanan di Singapura kurang lebih sebesar 25 juta dolar AS hasil dari korupsi APBN”, “Akbar Faisal memiliki simpanan di Bandung yang memiliki Villa Mewah di Dago Pakar”, “Akbar Faisal penikmat duit Haram E-KTP”, serta pemberitaan bahwa Akbar Faisal memiliki rumah mewah di Makassar penuh emas.

Sementara, dari penangkapan itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, yakni tujuh hardisk, telepon genggam merek samsung, telepon genggam merek Hisense, dua buku tabungan bank BRI atas nama Indhi Ery Dhani yang merupakan istri Fajar Agustanto.

“Buku tabungan telah digunakan untuk Transfer Pembayaran Domain,” tegas Brigjen Rikwanto.

Akibat perbuatannya, Fajar Agustanto dijerat dengan pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau pasal 310 / 311 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Sebelumnya, Akbar Faisal telah melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke polisi pada Kamis, 7 September 2017 lalu. Laporan tersebut diterima dengan Laporan Polisi No. LP/908/IX/2017/Bareskrim.

SUMBERCNNIndonesia
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR