Mendagri-Tjahjo-Kumolo
Mendagri Tjahjo Kumolo. (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menilai 13 partai politik (parpol) yang berkas administrasinya ditolak Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) masih mempunyai kemungkinan untuk bisa lolos dan diterima. Pasalnya, tahapan saat ini belum final.

“Ya masih mungkin lolos, kan belum final,” kata Tjahjo Kumolo usai menghadiri acara peringatan Hari Santri, di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta, Minggu, 22 Oktober 2017.

Menurut Tjahjo Kumolo, dirinya telah bertemu dengan Ketua KPU Arief Budiman. Lain itu, dari pertemuan tersebut ada penjelasan bahwa partai politik (parpol) yang belum lengkap berkas administrasinya bisa mengadu ke Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu). Selanjutnya, Bawaslu akan melayangkan rekomendasi ke KPU untuk dijadikan pertimbangan.

“Saya sudah ketemu dengan Ketua KPU. Bahwa bagi partai-partai yang belum lengkap, itu bisa menyampaikan kepada Bawaslu. Sehingga atas rekomendasi Bawaslu yang dikirim ke KPU itulah, KPU kemudian mempertimbangkannya,” ucap Tjahjo Kumolo.

Seperti diberitakan, Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik mengatakan sebanyak 13 partai politik tidak bisa melanjutkan tahapan pendaftaran Pemilu 2019, dikarenakan ke 13 parpol itu tidak bisa menjalani proses penelitian administrasi karena tak memenuhi syarat pendaftaran awal. Sedangkan, yang diterima pendaftarannya sebanyak 14 partai politik karena berkasnya dinyatakan lengkap.

Selain itu, KPU akan memberitahukan status 27 parpol pendaftar secara resmi kepada masing-masing partai politik. Lain itu, pemberitahuan tersebut terkait status 14 partai politik yang memasuki tahap penelitian administrasi. Sedangkan 13 parpol yang ditolak, tidak bisa mengikuti tahapan tersebut.

Sementara diketahui, ke 13 parpol yang tidak lolos, diantaranya Partai Indonesia Kerja (Pika), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Bhinneka Indonesia, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Islam Damai dan Aman (Idaman), PNI Marhaenisme, Partai Pemersatu Bangsa (PPB), Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Rakyat, Partai Reformasi, Partai Republik, Partai Republikan, Partai Suara Rakyat Indonesia (Parsindo).

SUMBERRepublika
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR