bobby-adhityo-rizaldi
Bobby Adhityo Rizaldi, kita akan masukkan nama-nama tersebut dalam kajian-kajian, tapi semua itu akan dilakukan bulan Desember dan Januari setelah proses Pilkada selesai.

JAKARTA, harianpijar.com – Pemilihan Presiden (Pilpres) akan berlangsung dua tahun mendatang. Namun, beberapa partai politik sudah membangun strategi dan melirik siapa calon presiden dan calon wakil presiden yang akan mereka usung.

Seperti survei Indikator Politik Indonesia, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masuk dalam peringkat tiga besar, diikuti dengan nama Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Sementara, Partai Golkar juga akan mengkaji nama-nama tersebut untuk menjadi calon pendamping Joko Widodo (Jokowi) pada 2019 mendatang.

“Ya itu yang akan terus kita kaji, karena terus terang Panglima TNI Gatot Nurmantyo sudah sampai 3 besar yang juga direpresentasikan, sebagai mempresentasikan keberagaman sebagai pelindung dari multi etnis,” kata politisi Partai Golkar Bobby Adhityo Rizaldi¬†di Kawasan SCBD, Jakarta, Sabtu, 21 Oktober 2017.

“Jadi kita akan masukkan nama-nama tersebut dalam kajian-kajian kita, tapi semua itu akan kita lakukan bulan Desember dan Januari setelah proses Pilkadanya selesai,” lanjut Bobby Adhityo Rizaldi.

Selain itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham menegaskan bahwa Partai Golkar sudah final dan tidak lagi berubah keputusan untuk mendukung Jokowi kembali jadi Presiden RI periode 2019-2024.

“Kita sangat mendukung program pemerintahan yang dijalankan oleh Jokowi-JK. Bahkan kita sepakat untuk Jokowi kembali memimpin Indonesia dan ditunjuk sebagai Capres 2019,” kata Idrus Marham usai menghadiri undangan pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Hanura I di Kuta, Jumat, 4 Agustus 2017 lalu.

loading...