Agun-Gunandjar-Sudarsa
Agun Gunandjar Sudarsa. (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK oleh DPR menjadwalkan memanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini. Meskipun demikian, KPK kembali tak memenuhi panggilan Pansus tersebut.

Seolah tak mau menyerah, Pansus pun berkemungkinan akan melayangkan panggilan lagi untuk KPK. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Pansus Hak Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 17 Oktober 2017.

“Karena hari ini KPK belum juga hadir, Pansus mungkin akan mengundang lagi KPK sampai harapan kami hadir. Kami yakin mereka akan hadir, tapi mungkin karena langkah opini, mempertimbangkan pihak yang selama ini memberikan support yang sudah seperti itu. Jadi kami yakin sesungguhnya pimpinan KPK sudah dalam posisi siap untuk hadir,” kata Agun Gunandjar Sudarsa.

Lebih lanjut Agun Gunandjar Sudarsa menyebutkan, sambil menunggu kehadiran pimpinan KPK, Pansus akan tetap bekerja. Karena menurutnya, masih ada hal yang harus dikerjakan oleh Pansus.

“Sambil menunggu KPK untuk bisa hadir di sini, Pansus akan tetap bekerja, mendalami, mengonfirmasi lebih detil temuan-temuan. Seperti tata kelola SDM, ke depan kami mungkin akan menemui lembaga pemerintah terkait,” jelas Agun Gunandjar Sudarsa.

Sedangkan, yang menjadi alasan KPK menolak undangan Pansus karena masih menunggu putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait uji materi pasal hak angket dalam Undang-Undang MD3.

Namun, Agun Gunandjar Sudarsa merasa optimis bahwa MK akan segera mengeluarkan putusan tersebut.

“Dalam pandangan kami, kami sesungguhnya berharap proses hukum di MK itu sebetulnya sudah ada pertimbangan hakim, bukan putusan, tapi yang menyatakan permohonan hakim provisi itu tidak dikabulkan. Artinya keberatan Pansus tidak terhalang,” ujarnya.

Sebelumnya, pimpinan KPK juga telah menyatakan tak akan memenuhi panggilan Pansus Hak Angket tersebut. “Mudah-mudahan keputusan MK lebih cepat, kita segera datang,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo di DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 16 Oktober 2017. (nuch/det)

loading...