Zaitun-Rasmin
Zaitun Rasmin. (foto: Akhdi Martin Pratama)

JAKARTA, harianpijar.com – Wakil Ketua GNPF MUI Zaitun Rasmin merasa tidak yakin mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan dipilih untuk mendampingi Joko Widodo (Jokowi) maju pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

“Saya tidak yakin. Saya tidak yakin itu,” kata Zaitun Rasmin di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Minggu, 15 Oktober 2017.

Pasalnya, menurut Zaitun Rasmin, status Ahok sebagai terpidana kasus penodaan agama lah yang membuat peluang Ahok ke panggung pilpres kecil.

“Kan itu masih potensi (survei) saja. Dia kan dihukum dua tahun, dua tahun 2019. Apakah narapidana begitu selesai bisa jadi cawapres? Saya kira tidak,” ucap Zaitun Rasmin.

Lebih lanjut, ditegaskan Zaitun Rasmin, dirinya tidak yakin masyarakat menerima Ahok karena pernah menjadi terpidana.

“Tentu warga negara akan lebih cerdas memilih,” tegasnya.

Sementara, isu tersebut mengemuka setelah lembaga kajian Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei periode 17-24 September 2017.

Dari hasil survei tersebut terlihat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berhasil mengungguli 15 tokoh, salah satunya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

loading...