Rizieq-Shihab
Rizieq Shihab. (foto: AFP/POOL/RAISAN AL FARISI)

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) Muchsin Alatas mengatakan, sampai saat ini belum dapat memastikan kapan Pimpinan FPI Rizieq Shihab bersedia pulang ke Indonesia.

Menurut Muchsin Alatas, Rizieq Shihab baru pulang kalau diminta pemerintah atau aparat kepolisian.

“Saya tidak bisa pastikan. Yang pasti kalau pemerintah mau Habib Rizieq pulang maka akan pulang. Tanya pemerintah kapan mau Habib Rizieq pulang,” kata Muchsin Alatas di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Minggu, 15 Oktober 2017.

Sementara, saat ini Rizieq Shihab masih berada di Arab Saudi. Setelah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan chat berkonten pornografi, dirinya menjadi buronan karena tidak pulang-pulang.

Namun, Muchsin Alatas tidak mau menjelaskan apa yang sesungguhnya terjadi sampai Rizieq Shihab tetap bisa bertahan di luar negeri. “Saya tidak mau bicara soal itu,” ucapnya.

Lebih lanjut, Muchsin Alatas justru mengatakan, yang harus memberikan jawaban soal itu adalah pemerintah dan polisi.

“Pemerintah dan kepolisian yang harus menjawab alasannya,” kata Muchsin Alatas.

Sedangkan, Rizieq Shihab dan Firza Husein telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan chat berkonten pornografi melalui situs baladacintarizieq.

Selain itu, Rizieq Shihab juga menjadi tersangka kasus dugaan penghinaan Pancasila dan pencemaran nama baik Soekarno yang ditangani Polda Jawa Barat.

SUMBERSuara
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR