Hasyim-Asyari
Komisioner KPU Hasyim Asy'ari. (foto: KOMPAS/MOH NADLIR)

JAKARTA, harianpijar.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan berkas dokumen dua partai politik, PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), belum lengkap.

Hal itu diungkapkan oleh Komisioner KPU Hasyim Asy’ari saat ditemui di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Kamis, 12 Oktober 2017.

“Iya, berkas dokumen belum lengkap,” ujar Hasyim Asy’ari. KPU pun selanjutnya mengembalikan berkas pendaftaran kedua partai itu.

“Dokumen yang sudah dibawa diambil kembali untuk dilengkapi dan hadir lagi untuk menyampaikan dokumen yang sudah lengkap dalam daftar pada waktu masa pendaftaran,” tambahnya.

Meskipun begitu, Hasyim Asy’ari tidak menjelaskan secara rinci mengenai ketidaklengkapan dokumen yang diserahkan oleh PDIP dan PSI tersebut.

“Kalau rinciannya, enggak perlu saya sampaikan. Ada checklist-nya yang ditunjukkan. Bagian mana yang belum lengkap. Supaya jadi alat kontrol kalau partpol mau melengkapi itu,” kata Hasyim Asy’ari.

Dirinya menegaskan, dokumen pendaftaran harus lengkap ketika mendaftar. Hal itu agar parpol bisa menjadi calon peserta Pemilu 2019.

“Prinsipnya kalau ada partai mendaftar dokumen persyaratan harus lengkap. Kalau belum, konsekuensinya harus dilengkapi dulu,” ujar Hasyim Asy’ari.

Selain itu, Hasyim Asy’ari juga mengatakan, KPU akan memberikan tenggat waktu untuk melengkapi berkas dokumen hingga 16 Oktober. Saat itu batas akhir pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu 2019.

“Dilengkapi saat Masa pendaftaran 16 Oktober 2017,” ujarnya.

Namun, ditegaskan Hasyim Asy’ari, jika masih ada parpol yang mengembalikan berkas setelah 16 Oktober, KPU akan melihat situasi terakhir. “Nanti kita lihat situasi akhir,” tandasnya.

Sementara, pascapembukaan pendaftaran calon peserta Pemilu 2019, 3 Oktober 2017 lalu, ada empat partai yang mendaftar. Diantaranya adalah Partai Perindo, PSI, PDIP, dan Partai Hanura.

SUMBERSuara
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR