Laporan dari Madun Hariyadi Tak Akan Hambat Kinerja KPK

Febri-Diansyah-1
Juru bicara KPK Febri Diansyah.

JAKARTA, harianpijar.com – Aktivis Gerakan Penyelamat Harta Negara, Madun Hariyadi kembali mendatangi Bareskrim Polri, Rabu, 11 Oktober 2017 kemarin, untuk melengkapi bukti pengaduannya.

Selain itu, pekan lalu Madun Hariyadi melaporkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo terkait dugaan korupsi pengadaan barang IT di KPK senilai Rp7,8 miliar.

Selanjutnya, data yang diberikan ke penyidik adalah data dua kasus korupsi yang tidak dilanjutkan oleh KPK. Bahkan, Madun Hariyadi juga menyertakan beberapa bukti penyelewengan dana yang dilakukan oleh lembaga antirasuah itu.

Baca juga:   Hanura: Diminta KPK Jangan Kebiri Hak Hukum Miryam S Haryani

Sementara, menurut juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, mengaku tidak terlalu memusingkan soal laporan tersebut.

“Silahkan saja, semua orang bisa melapor. Semua orang bisa mengklaim punya berkas. Tapi kami tetap percaya Polri akan profesional dalam penanganan ini,” kata Febri Diansyah saat dikonfirmasi, di gedung KPK, Kamis 12 Oktober 2017.

Baca juga:   Pegawai KPK Dipecat Lantaran Curi Barang Bukti Emas Hampir 2 Kg

Lebih lanjut, dijelaskan Febri Diansyah, melalui laporan-laporan tersebut tidak akan membuat KPK melambatkan langkah dalam penanganan kasus korupsi.

Sedangkan diketahui, pekan lalu kepolisian menolak laporan Madun Hariyadi karena dianggap masih sangat tipis. Karena, menurut Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto laporan tersebut dapat disebut sebagai fitnah jika tidak terdapat bukti awal.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar