Komjen-Syafruddin-1
Wakapolri Komjen Syafruddin. (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Syafruddin mengatakan, polisi akan menjelaskan perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi III DPR pada hari ini. Selain itu, raker akan dimulai pukul 10.00 WIB di ruang rapat Komisi III DPR.

Sementara diketahui, sudah lebih dari 6 bulan, kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan belum juga terungkap.

“Ya, ini nanti akan dijawab oleh Kapolda Metro Jaya (Irjen Idham Azis) karena kemungkinan besar itu yang akan ditanyakan. Nanti dimonitor saja jawaban Kapolda Metro seperti apa perkembangannya,” kata Komjen Syafruddin kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis 12 Oktober 2017.

Menurut Komjen Syafruddin, polisi siap menjawab segala pertanyaan yang disiapkan Komisi III DPR. Termasuk soal tewasnya 3 anggota Brimob di Blora, Jateng.

“Agenda rutin biasa saja dengan Komisi III sesuai jadwal kan tiga bulanan. Kita belum tahu apa yang disiapkan Komisi III, apa yang akan ditanyakan kan bisa dimonitor nanti dari atas,” ucapnya.

Sementara, khusus soal Novel Baswedan, teror yang terjadi pada tanggal 11 April 2017 seusai Novel Baswedan menunai salat subuh berjamaah di masjid dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakut. Penyidik senior KPK itu menyampaikan kekecewaannya sebab kasus penyerangan terhadap dirinya seolah tidak ada kejelasan.

“Saya juga ingin menyampaikan bahwa masalah ini tidak diungkap sampai sekarang. Dan saya juga belum mendengar dalam hal ini rencana tentang bagaimana selanjutnya kasus hukum ini dan masalah-masalah lain. Harapan saya dibentuk TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta),” kata Novel Baswedan melalui video call dari ponsel sahabatnya, Dahnil Anzar Simanjuntak, di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu 11 Oktober 2017 kemarin.

loading...